
Faktanusa.com, BALIKPAPAN – Program pembinaan kemandirian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan terus dikembangkan melalui kegiatan produktif di bidang pertanian dan perikanan.
Hal tersebut terlihat saat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Balikpapan, Sabtu (26/9/2026).
Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan panen hasil program pembinaan kemandirian yang dikelola di kawasan SAE. Kegiatan menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan bagi warga binaan melalui aktivitas produktif yang memberikan pengalaman dan keterampilan kerja.
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan beserta pejabat struktural dan jajaran. Turut hadir Ketua PIPAS Daerah Kaltimtara, Ketua PIPAS Cabang Lapas Balikpapan beserta pengurus.
Rombongan meninjau secara langsung berbagai kegiatan produktif yang dilaksanakan warga binaan melalui program asimilasi dan pembinaan kemandirian di kawasan SAE.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan panen parsial melon tahap pertama. Dua jenis melon yang dipanen yakni Melon Amanda dan Melon New Kinanti.
Dari panen tahap pertama tersebut, diperoleh hasil sebanyak 59 kilogram. Selain komoditas melon, kegiatan juga dirangkaikan dengan panen ikan lele dengan hasil mencapai 63 kilogram.
Hasil tersebut menjadi gambaran dari pelaksanaan program pembinaan yang tidak hanya memberikan kegiatan bagi warga binaan, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Melalui kegiatan pertanian dan perikanan, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengenal sekaligus mempraktikkan proses produksi secara langsung. Mulai dari tahap pemeliharaan, perawatan, hingga proses panen menjadi bagian dari pengalaman yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Program pembinaan kemandirian melalui SAE juga diarahkan untuk memanfaatkan lahan dan sumber daya yang tersedia secara produktif. Dengan pengelolaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi proses pembinaan.
Tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan konsumsi, hasil pertanian dan perikanan yang dikembangkan juga memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara lebih optimal.
Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Andri Lesmano, menegaskan, pengembangan program pembinaan kemandirian akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.
Keterampilan tersebut diharapkan menjadi salah satu modal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan secara mandiri dan produktif ketika kembali ke lingkungan masyarakat.
“Pembinaan kemandirian terus kami dorong agar warga binaan memiliki keterampilan dan pengalaman yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan.

Keberadaan SAE menjadi salah satu ruang bagi Lapas Balikpapan untuk mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan berbasis keterampilan. Selain pertanian dan perikanan, pengembangan kegiatan produktif dapat disesuaikan dengan potensi lahan, sumber daya, serta kemampuan warga binaan.
Dengan pola pembinaan tersebut, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman melalui praktik langsung.
Kegiatan kunjungan dan panen bersama berlangsung aman, tertib, dan lancar. Lapas Kelas IIA Balikpapan berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan yang produktif dan bernilai ekonomi.
Pengembangan program tersebut juga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan keterampilan, serta memiliki kesiapan yang lebih baik untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
#kemenimipas
#guardiandguide
#infoimipas
#pemasyarakatankaltim
#lapasbalikpapan
![]()

