
Faktanusa.com, Balikpapan – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), salah satunya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan keadaan darurat. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar kegiatan Refreshment Pemadam bagi personel pemadam kebakaran Otorita IKN selama dua hari.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) bagian Emergency & Insurance ini berlangsung di Ruang Restorasi Banua Patra dan Fire Ground Kilang Balikpapan. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan dengan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN.
Program ini bertujuan menyegarkan kembali kemampuan teknis para personel pemadam kebakaran sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat, khususnya risiko kebakaran di kawasan IKN yang terus berkembang seiring percepatan pembangunan berbagai infrastruktur.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan peningkatan kompetensi personel menjadi salah satu aspek penting dalam membangun sistem tanggap darurat yang andal di kawasan strategis nasional seperti IKN.
Menurutnya, keselamatan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antarlembaga dan seluruh pemangku kepentingan.
“Keselamatan merupakan prioritas utama yang membutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Melalui refreshment ini, Pertamina Patra Niaga ingin berbagi pengalaman dan kompetensi yang dimiliki dalam penanganan keadaan darurat agar kapasitas personel pemadam kebakaran Otorita IKN semakin kuat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko,” ujar Dodi, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan keadaan darurat. Selain memperbarui kemampuan teknis personel, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat koordinasi lintas instansi sehingga respons terhadap berbagai insiden dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terintegrasi.
Dodi menambahkan, Pertamina Patra Niaga memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan sistem keselamatan dan penanggulangan keadaan darurat di lingkungan industri migas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi personel pemadam kebakaran Otorita IKN dalam menghadapi tantangan operasional di kawasan ibu kota negara yang baru.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan tersebut juga disampaikan Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kedeputian Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Karlinus Ignasius Manek.
Ia menilai kolaborasi antara Otorita IKN dan Pertamina merupakan langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat sekaligus meningkatkan kapasitas personel yang bertugas di lapangan.
“Kami mengapresiasi PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan atas penyelenggaraan pelatihan penanggulangan kebakaran bagi Otorita IKN. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja melalui sinergi yang berkelanjutan antara Otorita IKN dan Pertamina,” kata Karlinus.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi yang mengombinasikan teori dengan praktik lapangan agar pemahaman yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam situasi nyata.
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada sesi berbagi pengalaman mengenai penanggulangan kebakaran yang dipandu oleh instruktur berpengalaman dari Pertamina. Selain itu, peserta juga mengikuti diskusi interaktif mengenai berbagai tantangan penanganan kebakaran di lapangan.
Tidak hanya itu, peserta memperoleh penyegaran mengenai teknik penggelaran selang pemadam sebagai salah satu keterampilan dasar yang wajib dikuasai setiap personel pemadam kebakaran.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai teknik penyelamatan atau rescue dalam kondisi darurat, mulai dari prosedur evakuasi korban hingga koordinasi tim saat menjalankan operasi penyelamatan.
Pada hari kedua, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti safety induction atau pengarahan keselamatan sebelum memasuki area Fire Ground Kilang Balikpapan untuk menjalani simulasi lapangan.
Dalam sesi praktik tersebut, peserta melakukan penyegaran penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), latihan teknik pemadaman kebakaran, hingga simulasi penanganan kebakaran boiler yang dirancang menyerupai kondisi sebenarnya.
Melalui simulasi tersebut, peserta tidak hanya mengasah kemampuan individu, tetapi juga meningkatkan koordinasi antarpersonel dalam menjalankan prosedur penanggulangan kebakaran secara efektif dan aman.
Salah seorang peserta, Deny Rahman, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat karena seluruh materi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga dipraktikkan melalui berbagai simulasi yang mendekati kondisi di lapangan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya mengingatkan kembali dasar-dasar penanggulangan kebakaran, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berlatih langsung dengan skenario yang mendekati kondisi di lapangan. Kami juga memperoleh banyak masukan mengenai koordinasi tim, penggunaan APAR, hingga teknik pemadaman yang lebih efektif. Harapannya kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar kemampuan personel selalu terjaga dan siap ketika menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Menurut Deny, latihan secara berkala menjadi faktor penting untuk menjaga kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat, terutama di kawasan IKN yang aktivitas pembangunannya terus meningkat.
Pertamina Patra Niaga menilai bahwa penguatan kapasitas personel pemadam kebakaran merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sistem keselamatan yang berkelanjutan. Seiring pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara, kebutuhan akan personel yang memiliki kompetensi tinggi dalam penanganan keadaan darurat juga semakin penting.
Melalui kegiatan Refreshment Pemadam ini, perusahaan berharap kemampuan teknis, koordinasi, dan kecepatan respons personel pemadam kebakaran Otorita IKN semakin meningkat. Kolaborasi yang terus terjalin antara Pertamina Patra Niaga dan Otorita IKN juga diharapkan mampu menciptakan budaya keselamatan kerja yang semakin kuat, mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi risiko di kawasan Ibu Kota Nusantara.
![]()



