Faktanusa.com, Balikpapan – Ikatan Alumni (IKAM) SMP Negeri 2 Balikpapan menggelar IKAM Esports Championship 2026 selama dua hari, 4–5 Juli 2026, di Gedung Balikpapan Creative Center (BCC) dan kawasan Taman Bekapai. Turnamen terbuka untuk umum tersebut menjadi salah satu kompetisi esports terbesar yang diinisiasi komunitas alumni di Kota Balikpapan.

Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Balikpapan Summer Festival 2026 itu diikuti sekitar 100 tim dari berbagai daerah. Setiap tim beranggotakan lima pemain yang bertanding memperebutkan gelar juara pada tiga cabang gim populer, yakni Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire.

Ketua Panitia, Anton Anggana, mengatakan penyelenggaraan IKAM Esports Championship merupakan bentuk kepedulian komunitas alumni terhadap perkembangan industri esports yang semakin pesat, khususnya di kalangan generasi muda.

Peserta Game yang hadir

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga memberikan ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan bakat, sportivitas, serta semangat berprestasi.

“IKAM Esports Championship kami hadirkan sebagai wadah yang positif bagi generasi muda. Kami ingin mendukung perkembangan esports sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam kompetisi yang sehat dan profesional,” ujar Anton, Sabtu (4/7/2026).

Anton menjelaskan, turnamen ini dibuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya pendaftaran. Kebijakan tersebut diambil agar semakin banyak talenta muda dapat mengikuti kompetisi tanpa terkendala biaya, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap dunia esports.

“Seluruh peserta dapat mengikuti turnamen ini secara gratis. Harapan kami, kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh para pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding,” katanya.

Untuk memberikan pengalaman kompetisi yang lebih profesional, seluruh pertandingan digelar secara on stage dengan dukungan perangkat pertandingan yang memadai. Selain disaksikan langsung oleh penonton di lokasi, setiap pertandingan juga disiarkan melalui live streaming, sehingga masyarakat dapat mengikuti jalannya kompetisi dari berbagai daerah.

Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan atmosfer pertandingan layaknya turnamen esports profesional sekaligus menjadi sarana promosi bagi atlet-atlet muda berbakat asal Balikpapan dan Kalimantan Timur.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara melalui pertandingan yang mengedepankan kemampuan strategi, kerja sama tim, komunikasi, dan kecepatan mengambil keputusan.

Anton berharap penyelenggaraan IKAM Esports Championship dapat menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet esports berprestasi dari Balikpapan.

“Esports saat ini bukan sekadar hiburan, tetapi sudah menjadi industri yang berkembang sangat pesat. Kami berharap kompetisi ini bisa menjadi salah satu langkah pembinaan atlet esports daerah sehingga ke depan lahir pemain-pemain yang mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan IKAM Esports Championship 2026, IKAM SMP Negeri 2 Balikpapan berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ekosistem esports di Kota Balikpapan. Selain menjadi ajang kompetisi dan hiburan, turnamen ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarkomunitas, mendorong lahirnya talenta-talenta baru, serta memperkuat posisi Balikpapan sebagai salah satu kota yang mendukung perkembangan industri ekonomi kreatif berbasis digital. (Shin/**)

Loading