Faktanusa.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menekankan pentingnya menjadikan perencanaan jangka panjang sebagai acuan pembangunan daerah. Arah kebijakan pemerintahannya perlu berjalan dalam koridor Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kukar 2025–2045 agar program yang dilaksanakan tidak terlepas dari tujuan pembangunan hingga 2045.

Aulia menyebut RPJPD tersebut ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 16 Tahun 2024, yang selamjutnya menjadi pedoman pembangunan selama 20 tahun dengan visi Kukar Maju, Tangguh, Berbudaya.

“Visi itu diarahkan pada penguatan sektor pangan, pariwisata, industri hijau, dah kesejahteraan berkelanjutan,” ungkap Aulia, Jumat (16/10/2026)

Aulia menjelaskan, program pemerintah dalam periode kepemimpinan saat ini harus menjadi bagian dari tahapan pembangunan yang lebih besar. Dengan demikian, kebijakan lima tahunan tetap memiliki arah yang jelas dan berkontribusi terhadap sasaran jangka panjang daerah.

“Berdasarkan atas road map pembangunan 20 Tahun tersebut, periode pembangunan 2025–2029 merupakan Tahap Penguatan Fondasi Transformasi Ekonomi, Sosial dan Tata Kelola,” lanjutnya.

Aulia berujar, tahap penguatan fondasi menempatkan transformasi ekonomi, pembangunan sosial, dan pembenahan tata kelola sebagai bagian penting dari agenda daerah. Dalam konteks ini, program yang dijalankan pemerintah perlu mendukung arah pembangunan yang telah ditetapkan, sekaligus menyesuaikan pelaksanaannya dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah.

Selain itu, Aulia menjelaskan, perencanaan jangka panjang juga penting untuk menjaga konsistensi kebijakan di tengah pergantian kepemimpinan. RPJPD menjadi rujukan agar prioritas pembangunan tidak hanya mengikuti kebutuhan sesaat.

“Melainkan semuanya tetap terhubung dengan sasaran yang ingin dicapai dalam dua dekade,” papar Aulia.

Ia berharap, dengan berpedoman pada RPJPD, pembangunan Kukar dapat berjalan secara bertahap dan terarah. Kebijakan yang diambil dalam satu periode pemerintahan menjadi bagian dari upaya membangun daerah yang lebih maju, tangguh, dan berkelanjutan hingga 2045.

“Jadi terus berkesinambungan pembangunannya, terstruktur sesuai kebutuhan masyarakat Kukar,” pungkasnya. (Adv)

Loading