
Faktanusa.com, Balikpapan – Polresta Balikpapan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan berlangsung di Pasar Baru, Kelurahan Klandasan Ilir, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (14/8/2026).
GPM yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di Kota Balikpapan.
Kegiatan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Balikpapan AKP Agus Fitriadi, S.H., M.H., dengan melibatkan personel Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Balikpapan.
Pelaksanaan GPM menyasar masyarakat yang membutuhkan akses bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, terutama kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok penting disediakan dengan harga sesuai ketentuan harga eceran tertinggi (HET). Adapun komoditas yang disalurkan meliputi beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp58 ribu dan MinyaKita kemasan 1 liter seharga Rp15 ribu.
Harga tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah dinamika harga bahan pangan.
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan AKP Agus Fitriadi mengatakan, pelaksanaan GPM merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah preventif untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan pangan menjelang momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
“Kami berharap dengan berlangsungnya GPM ini masyarakat tidak perlu panik atau khawatir terhadap pemenuhan kebutuhan bahan pokok penting, terutama menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 di Kota Balikpapan,” ujar Agus Fitriadi.
Ia menambahkan, keterjangkauan harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi sosial masyarakat. Karena itu, sinergi berbagai pihak diperlukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Dengan adanya GPM ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok,” tambahnya.
Menurut Agus, Gerakan Pangan Murah tidak hanya memiliki manfaat dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.
Kehadiran personel Satreskrim di tengah aktivitas masyarakat di Pasar Baru diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polresta Balikpapan dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif. Stabilitas pangan dinilai memiliki kaitan erat dengan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama ketika terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum tertentu.
Melalui kegiatan GPM, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan tanpa harus khawatir terhadap ketersediaan komoditas pangan.
Polresta Balikpapan juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan maupun persoalan yang membutuhkan kehadiran kepolisian.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan atau melaporkan kejadian, Polresta Balikpapan menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat dihubungi masyarakat.
Dengan pelaksanaan GPM tersebut, Polresta Balikpapan berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, daya beli terjaga, dan stabilitas harga bahan pokok dapat dipertahankan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik melalui pelayanan keamanan maupun dukungan terhadap program sosial dan ketahanan pangan. (**)
![]()

