
Faktanusa.com, Balikpapan – Ikatan Alumni (IKAM) SMP Negeri 2 Balikpapan bersama pihak sekolah menerima bantuan 500 bibit pohon buah dan tanaman estetika dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dalam kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 2 Balikpapan, Minggu (7/6/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan, Dr. Muhammad Zainal Arifin, S.Hut., M.Si., didampingi Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau, Rintan Nilaywati, S.Hut., M.M.
Kegiatan ini dihadiri para alumni, siswa, guru, serta komunitas Green Generation SMP Negeri 2 Balikpapan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan dan budaya menanam di kalangan masyarakat.
Dalam sambutannya, Muhammad Zainal Arifin menjelaskan bahwa bibit yang diserahkan berasal dari Persemaian Mentawir yang dikelola BPDAS Mahakam Berau di bawah Kementerian Kehutanan.
“Hari ini kita berkumpul bersama di SMP Negeri 2 Balikpapan bersama alumni SMP Negeri 2 Balikpapan. Salah satu kegiatannya adalah menyampaikan dan menyerahkan bibit gratis dari Persemaian Mentawir yang berada di bawah BPDAS Mahakam Berau,” ujarnya.
Sebanyak 500 bibit disalurkan kepada alumni, siswa, dan komunitas Green Generation SMP Negeri 2 Balikpapan. Bibit tersebut terdiri dari berbagai jenis tanaman estetika maupun tanaman produktif.
“Ada pohon-pohon estetik seperti ketapang kencana dan pucuk merah. Ada juga pohon buah-buahan seperti matoa, jambu kristal, hingga durian Musang King hasil okulasi,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan bibit tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk menanam pohon sekaligus berkontribusi terhadap pemulihan lingkungan dan rehabilitasi lahan.
“Semoga bantuan ini dapat menggelorakan semangat alumni, siswa, dan masyarakat agar gemar menanam serta ikut membantu pemulihan lingkungan di sekitar kita,” katanya.
Zainal juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas Persemaian Mentawir yang menyediakan bibit gratis bagi warga Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Ia menjelaskan, masyarakat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk memperoleh bibit secara cuma-cuma.
“Di Persemaian Mentawir tersedia bibit gratis untuk masyarakat. Cukup membawa KTP, satu orang bisa mendapatkan hingga 25 batang bibit sesuai pilihan yang tersedia,” ujarnya.
Selain sebagai pusat produksi bibit, kawasan Persemaian Mentawir juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan wisata lingkungan bagi masyarakat.
“Lokasinya dekat Bukit Bengkirai dan mudah ditemukan melalui Google Maps. Selain mengambil bibit, masyarakat juga bisa melihat langsung proses pembibitan dan menikmati suasana kawasan persemaian,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPDAS Mahakam Berau, Rintan Nilaywati, mengatakan Persemaian Mentawir dibangun untuk memenuhi kebutuhan bibit masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Hari ini kami menyerahkan bibit gratis kepada alumni SMP Negeri 2 Balikpapan yang berasal dari Persemaian Mentawir. Kami memproduksi bibit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” ujarnya.
Rintan menegaskan bahwa masyarakat dapat mengakses bibit secara gratis tanpa dipungut biaya.
“Tinggal membawa KTP saja. Satu KTP bisa mendapatkan 25 batang bibit. Jika membawa empat KTP, berarti bisa memperoleh hingga 100 batang bibit,” katanya.
Menurutnya, Persemaian Mentawir juga memiliki nilai edukatif karena pengunjung dapat menyaksikan langsung proses produksi bibit mulai dari benih hingga siap ditanam.
“Di sana masyarakat bisa belajar bagaimana proses pembibitan dilakukan. Ada juga embung dan area yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana wisata edukasi bersama keluarga,” jelasnya.
Rintan mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya para alumni SMP Negeri 2 Balikpapan, yang selama ini turut mendukung gerakan penghijauan di Kalimantan Timur.
“Kami dari Kementerian Kehutanan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kalimantan Timur, khususnya alumni SMP Negeri 2 Balikpapan, yang telah bersama-sama menghijaukan Kalimantan Timur,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak sekolah menyambut baik bantuan bibit yang diberikan. Wakil Kepala SMP Negeri 2 Balikpapan kurniawati menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang telah berkontribusi dalam mendukung pengembangan lingkungan sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para alumni SMP Negeri 2 Balikpapan yang telah memberikan bantuan berupa tanaman estetika dan tanaman buah,” katanya.
Menurutnya, bantuan tersebut akan sangat bermanfaat dalam mendukung program sekolah, terutama menjelang penilaian akreditasi serta program Adiwiyata Mandiri yang akan kembali diikuti sekolah pada tahun mendatang.
“Insya Allah bantuan ini sangat berguna bagi SMP Negeri 2 Balikpapan, terutama untuk mendukung penilaian akreditasi dan Adiwiyata Mandiri. Mudah-mudahan tahun depan kami dapat meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh tanaman yang diberikan dapat dirawat dengan baik oleh warga sekolah, khususnya para siswa yang tergabung dalam Green Generation.
“Ini menjadi amanah bagi siswa-siswi kami untuk merawat tanaman yang telah diberikan. Semoga apa yang menjadi sumbangsih para alumni menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, IKAM SMP Negeri 2 Balikpapan bersama Kementerian Kehutanan berharap semangat penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di kalangan generasi muda. Selain mempercantik lingkungan sekolah, penanaman pohon juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat di masa depan.
Sementara itu, Sekretaris IKAM SMP Negeri 2 Balikpapan, Anton Anggana, yang mewakili Ketua IKAM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen alumni untuk terus berkontribusi terhadap almamater dan lingkungan sekitar.
Menurutnya, bantuan bibit yang diberikan tidak hanya bertujuan mempercantik lingkungan sekolah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan bagi generasi muda.
“Kami ingin para alumni tidak hanya memiliki ikatan emosional dengan sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata. Salah satunya melalui kegiatan penghijauan dan pelestarian lingkungan seperti yang dilaksanakan hari ini,” ujar Anton.
Ia berharap bibit yang dibagikan kepada alumni dan siswa dapat ditanam serta dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi di masa mendatang.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh alumni dan siswa untuk ikut menanam serta menjaga lingkungan. Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan menjadi warisan positif bagi generasi berikutnya,” katanya.
Anton juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan dan BPDAS Mahakam Berau yang telah mendukung kegiatan penghijauan melalui bantuan 500 bibit gratis kepada keluarga besar SMP Negeri 2 Balikpapan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kehutanan dan BPDAS Mahakam Berau atas dukungan yang diberikan. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Shinta Setyana
![]()



