
Faktanusa.com, Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur menyatakan kesiapan merealisasikan 10 dari 50 program unggulan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, mengatakan sepuluh program tersebut menjadi tanggung jawab instansinya untuk dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi perangkat daerah.
“Dari lima puluh program unggulan Bupati, sepuluh di antaranya menjadi tanggung jawab kami,” ujar Mulyono. Jum’at (23/10/2026)
Ia menegaskan, Disdikbud memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh program yang menjadi kewenangannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama peserta didik dan tenaga pendidik.
Menurutnya, pendidikan merupakan sektor strategis dalam pembangunan daerah. Kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh sejauh mana pemerintah mampu menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, sepuluh program unggulan yang menjadi tanggung jawab Disdikbud harus diterjemahkan ke dalam langkah kerja yang terarah. Pelaksanaannya tidak cukup hanya memenuhi target administratif, tetapi harus berorientasi pada hasil dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Mulyono menjelaskan, realisasi program membutuhkan perencanaan matang, koordinasi antarpihak, serta komitmen seluruh jajaran Disdikbud. Keselarasan antara program unggulan kepala daerah dan rencana kerja perangkat daerah juga menjadi faktor penting agar pelaksanaan kebijakan berjalan sesuai sasaran.
Ia menilai, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari berbagai aspek pendukung. Selain memastikan akses pendidikan semakin merata, pemerintah juga perlu memperhatikan kualitas pembelajaran, kapasitas tenaga pendidik, serta ketersediaan fasilitas pendidikan.
Tantangan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Kutai Timur yang memiliki wilayah cukup luas dengan kondisi geografis dan karakteristik masyarakat yang beragam. Pemerataan layanan pendidikan membutuhkan upaya berkelanjutan agar masyarakat di berbagai wilayah memperoleh kesempatan belajar yang layak.
Dalam konteks tersebut, program unggulan kepala daerah diharapkan dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pencapaian target pembangunan pendidikan. Disdikbud harus mampu memastikan setiap program yang menjadi tanggung jawabnya dilaksanakan berdasarkan kebutuhan satuan pendidikan dan kondisi masyarakat.
Selain menjalankan mandat program unggulan, Disdikbud juga terus memiliki tanggung jawab dalam memperkuat penyelenggaraan pendidikan dan kebudayaan di daerah. Peningkatan kualitas layanan pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Kutai Timur menghadapi perkembangan zaman.
Mulyono menegaskan, pihaknya siap mengambil bagian dalam mewujudkan arah pembangunan yang telah ditetapkan kepala daerah melalui pelaksanaan program sesuai kewenangan instansinya.
“Jadi dalam hal ini kami siap untuk membangun pendidikan di Kutai Timur,” tegasnya.
Ia berharap komitmen tersebut dapat menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Disdikbud untuk bekerja lebih optimal. Dukungan dari kepala sekolah, tenaga pendidik, orang tua, serta masyarakat juga diperlukan agar berbagai kebijakan pendidikan dapat terlaksana secara efektif.
Menurutnya, pembangunan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Keterlibatan seluruh unsur pendidikan diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus memastikan setiap kebijakan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Dengan tanggung jawab terhadap sepuluh program unggulan tersebut, Disdikbud Kutai Timur diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Keberhasilan pelaksanaan program nantinya tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari capaian, pemerataan layanan, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program unggulan agar seluruh target pembangunan dapat berjalan terarah dan berkelanjutan.
Melalui komitmen tersebut, sektor pendidikan diharapkan menjadi salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas sekaligus mendukung pembangunan Kutai Timur ke depan. (Adv/Kominfo)
![]()

