Faktanusa.com, Surabaya – Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendesak Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengusut tuntas perkara yang menyeret tiga oknum sebagai tersangka. Tidak hanya mengungkap peran ketiganya, AMI juga meminta penyidik menelusuri kemungkinan adanya aktor intelektual maupun pihak lain yang diduga berada di balik perkara tersebut.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, Baihaki Akbar, menegaskan pengusutan perkara tidak boleh berhenti pada penetapan tiga orang sebagai tersangka. Menurutnya, aparat penegak hukum harus mengungkap secara menyeluruh kemungkinan adanya jaringan, pihak yang terlibat, hingga dugaan keterlibatan pihak yang memberikan perlindungan.

“Kami mendesak Mabes Polri untuk mengusut perkara ini sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya berhenti pada tiga oknum tersangka. Siapa pun yang terlibat harus diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu,” tegas Baihaki Akbar.

AMI menilai dugaan perbuatan ketiga oknum tersebut merupakan persoalan serius. Apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum dan menyalahgunakan kewenangan, tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap bangsa dan negara.

Baihaki juga meminta agar proses hukum berjalan secara transparan dan profesional. Ia menekankan pentingnya mengungkap seluruh fakta, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut berperan dalam perkara tersebut.

Tak hanya mendorong pengusutan hingga ke pihak-pihak yang diduga terlibat, AMI juga meminta agar ketiga tersangka dijatuhi hukuman maksimal apabila terbukti bersalah melalui proses peradilan.

Bahkan, Baihaki secara tegas menyampaikan bahwa AMI menginginkan hukuman mati bagi ketiga tersangka apabila perbuatan mereka terbukti memenuhi unsur tindak pidana yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dapat dijatuhi pidana tersebut.

Selain itu, AMI mendorong penerapan pemiskinan terhadap pelaku melalui perampasan aset yang terbukti berasal dari hasil kejahatan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam pernyataannya, AMI menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, mendesak Mabes Polri mengungkap aktor intelektual dan pihak-pihak yang diduga berada di belakang tiga tersangka.

Kedua, meminta aparat penegak hukum menelusuri seluruh jaringan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Ketiga, memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

Keempat, mendorong penjatuhan hukuman maksimal sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk perampasan aset hasil kejahatan apabila unsur hukumnya terpenuhi.

AMI menegaskan akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut hingga seluruh proses hukum berjalan tuntas. Organisasi tersebut berharap penanganan kasus tidak hanya mengungkap pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi juga memberikan kepastian hukum terhadap seluruh pihak yang terbukti terlibat.

Bagi AMI, pengusutan secara menyeluruh menjadi penting agar penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku di lapangan, melainkan turut mengungkap pihak lain apabila memang ditemukan bukti keterlibatan mereka. (**)

(Readho)

Loading