
Faktanusa.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyebut jurnalis berperan penting dalam memastikan informasi mengenai kerja pemerintah tersampaikan dengan baik kepada masyarakat dan pemerintah daerah membutuhkan komunikasi publik yang efektif untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan dan program pembangunan.
Aulia berujar, government branding atau pembentukan identitas dan citra pemerintahan yang positif penting untuk dilakukan. Menurutnya, kebijakan pemerintah tidak cukup hanya dirancang dan dilaksanakan, tetapi juga perlu dikomunikasikan agar masyarakat memahami apa yang telah dikerjakan.
“Jurnalis memiliki kompetensi dalam membantu menyampaikan informasi tersebut melalui berbagai platform media,” Kata Aulia, Sabtu (10/10/2026).
Lebih lanjut, Aulia mengatakan penyampaian informasi yang tepat dapat mempertemukan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan informasi masyarakat.
“Semua kebijakan ini harusnya terbingkai dalam government branding yang bagus. Nah, kalau kita sudah bicara terkait government branding, maka yang punya kompetensi untuk itu adalah teman-teman jurnalis,” ujar Aulia.
Menurutnya, membangun keterlibatan masyarakat dalam pembangunan perlu diawali dengan menumbuhkan kepercayaan publik. Masyarakat perlu mengetahui program, kebijakan, serta hasil kerja pemerintah agar dapat memahami arah pembangunan yang sedang dijalankan.
Aulia menjelaskan, informasi yang tidak tersampaikan dengan baik berpotensi membuat berbagai upaya pemerintah tidak diketahui secara luas oleh masyarakat. Karena itu, komunikasi publik menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Untuk membuat masyarakat terlibat dalam proses pembangunan, maka kita harus membangun trust ke masyarakat. Untuk membangun trust itu, apa yang sudah kita lakukan harus ter-deliver dengan baik ke masyarakat,” katanya.
Ia kemudian menekankan posisi media dan jurnalis dalam menjembatani pemerintah dengan masyarakat. Melalui pemberitaan, informasi mengenai kebijakan dan program pemerintah dapat disampaikan sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk mengetahui sekaligus menilai pelaksanaannya.
“Untuk men-deliver itu, teman-teman jurnalis melalui media-medianya bisa melakukan itu dengan baik,” lanjutnya.
Aulia juga mengaitkan kebutuhan komunikasi publik dengan kebijakan Pemkab Kukar dalam menghadapi keterbatasan fiskal. Di tengah upaya efisiensi anggaran, pemerintah daerah berusaha menjaga agar pelayanan publik tidak terganggu dan masyarakat tetap merasakan kehadiran pemerintah.
Ia menjelaskam, penyampaian informasi mengenai kebijakan itu menjadi penting agar masyarakat memahami langkah yang diambil pemerintah daerah. Dengan begitu, komunikasi tidak hanya berfungsi memperkenalkan program, tetapi juga mendukung terbentuknya hubungan yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat.
“Kepercayaan publik yang terbangun melalui penyampaian informasi secara baik diharapkan turut mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kukar,” pungkasnya. (Adv)
![]()

