
Faktanusa.com, KUTAI KARTANEGARA – Pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak dapat dilepaskan dari kebijakan dan kerja para pemimpin sebelumnya. Pemerintah saat ini menghadapi tanggung jawab untuk melanjutkan berbagai fondasi yang telah dibangun sekaligus memperbaikinya sesuai kebutuhan masyarakat.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan pembangunan daerah bukan pekerjaan yang selesai dalam satu periode pemerintahan. Setiap kepemimpinan memiliki peran dalam membangun fondasi yang kemudian dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.
“Kita tidak mungkin membangun Kutai Kartanegara seperti sekarang ini tanpa ada petuah, arahan dan pengalaman dari para pendahulu,” kata Aulia, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, pengalaman pemimpin sebelumnya tetap memiliki arti dalam menentukan arah pembangunan saat ini. Pemerintah tidak hanya membutuhkan kebijakan baru, tetapi juga perlu memahami proses dan pengalaman yang telah dilalui daerah dalam membangun pelayanan serta kehidupan masyarakat.
Karena itu, kesinambungan menjadi salah satu hal yang penting dalam pembangunan Kukar. Program yang telah memberikan manfaat tidak semestinya dilihat semata-mata sebagai produk suatu periode pemerintahan, melainkan sebagai bagian dari proses pembangunan daerah yang lebih panjang.
Aulia juga menyebut dirinya bersama Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin masih membutuhkan masukan dari para pemimpin sebelumnya. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bahan dalam menjalankan pemerintahan dan menentukan langkah pembangunan ke depan.
“Kami bersama Pak Rendi tidak akan bisa membangun Kutai Kartanegara ini dengan baik tanpa arahan, masukan dan petuah dari para pendahulu,” ujarnya.
Pandangan tersebut sekaligus menempatkan pembangunan sebagai proses lintas generasi. Apa yang dikerjakan pemerintah saat ini akan menjadi bagian dari kondisi yang diterima oleh masyarakat dan pemimpin pada masa mendatang.
Dalam konteks itu, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari apa yang dapat diselesaikan dalam satu periode. Ada pula tanggung jawab untuk memastikan pembangunan yang berjalan dapat diteruskan, diperbaiki dan memberikan dasar yang lebih kuat bagi generasi berikutnya.
“Kita hari ini menerima apa yang sudah dibangun oleh para pendahulu. Sekarang menjadi tugas kita untuk melanjutkan, memperbaiki dan mewariskan sesuatu yang lebih baik kepada generasi berikutnya,” pungkasnya. (adv)
![]()

