
Faktanusa.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mendorong Bankaltimtara terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas manfaat layanan perbankan hingga wilayah pelosok. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tengah luasnya wilayah Kabupaten Kukar.
Menurut Aulia, pengembangan Bankaltimtara tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan kinerja keuangan. Kemampuan menghadirkan layanan yang mudah dijangkau, profesional, serta sesuai kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian penting dari kontribusi bank pembangunan daerah.
“Harapan kami, Bankaltimtara lebih maju lagi, lebih melesat, lebih profesional dan memiliki layanan dengan fitur-fitur yang lebih banyak. Dengan begitu, bisa mendukung pergerakan perekonomian di Kabupaten Kukar,” ujar Aulia saat menghadiri resepsi HUT ke-61 Bankaltimtara di Tenggarong, Rabu (14/10/2026).
Ia menilai akses terhadap layanan perbankan memiliki kaitan erat dengan perputaran ekonomi daerah. Kemudahan bertransaksi dan memperoleh layanan keuangan dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan usaha yang membutuhkan dukungan sistem keuangan.
Karena itu, jangkauan pelayanan hingga kecamatan menjadi salah satu modal yang perlu terus dikembangkan Bankaltimtara. Kehadiran kantor layanan di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan diharapkan dapat mengurangi hambatan masyarakat dalam mengakses kebutuhan perbankan.
Aulia mencontohkan keberadaan layanan Bankaltimtara di Kecamatan Tabang, salah satu wilayah terjauh di Kukar. Menurutnya, jangkauan tersebut menjadi peluang bagi bank untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di berbagai kawasan.
“Bankaltimtara sudah memiliki kantor sampai ke pelosok, bahkan di Kecamatan Tabang yang merupakan salah satu wilayah terjauh kita juga sudah ada,” tuturnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung kemajuan Bankaltimtara. Terlebih, Pemkab Kukar memiliki kepemilikan saham hampir 7 persen di bank tersebut sehingga perkembangan kinerjanya juga memiliki arti bagi daerah.
Meski demikian, Aulia menekankan bahwa manfaat keberadaan Bankaltimtara tidak semata-mata diukur dari dividen yang diterima pemerintah daerah setiap tahun. Kontribusi terhadap kegiatan ekonomi dan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat juga harus menjadi perhatian.
Di tengah perkembangan industri perbankan, ia berharap Bankaltimtara mampu terus berbenah agar semakin kompetitif. Peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan fitur, dan kemampuan menjawab kebutuhan nasabah menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi bank daerah tersebut.
“Bankaltimtara menjadi harapan besar agar layanan perbankan semakin baik dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kukar,” lanjut Aulia.
Aulia optimistis Bankaltimtara memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh dan meningkatkan daya saingnya dengan perbankan nasional. Dengan dukungan pemerintah daerah serta peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
“Kita berharap Bankaltimtara semakin mampu menjalankan perannya dalam menopang perekonomian Kukar,” pungkas Aulia. (Adv)
![]()

