Faktanusa.com, Kutai Barat – Tim Respon Bencana Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sekitar 20 hektare lahan di Kampung Merayaq, Kecamatan Manor Bulan, Kabupaten Kutai Barat, Minggu (27/9/2026) siang.

Penanganan dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas, khususnya ke arah permukiman warga. Personel Brimob bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur terkait dalam upaya melokalisasi serta memadamkan titik api.

Tim dipimpin Brigpol Sigit bersama empat personel Brimob lainnya. Mereka langsung melakukan pemadaman dan penanganan di sejumlah titik yang terdampak kebakaran.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno mengatakan, kecepatan dalam menangani karhutla menjadi salah satu prioritas untuk melindungi keselamatan masyarakat sekaligus mencegah kerusakan lingkungan semakin meluas.

“Kami selalu menyiagakan personel di titik-titik rawan agar tanggap darurat bencana bisa berjalan cepat. Sinergitas di lapangan bersama BPBD dan masyarakat adalah kunci utama untuk menekan dampak kerugian akibat kebakaran ini,” ujar Kombes Pol Ronny Suseno.

Sementara itu, Komandan Kompi (Danki) 2 Batalyon B Pelopor Ipda Abdullah Hadi Iswanto menjelaskan, lokasi yang terbakar merupakan kawasan dengan vegetasi campuran yang cukup sensitif terhadap penyebaran api.

Material yang terbakar meliputi kawasan hutan serta perkebunan karet dan durian milik masyarakat setempat.

“Material yang terbakar meliputi kawasan hutan serta perkebunan karet dan durian milik masyarakat setempat. Berkat kerja keras seluruh tim di lapangan, titik api berhasil dikendalikan secara bertahap meski menghadapi tantangan cuaca dan angin kencang,” jelas Ipda Abdullah.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan personel dan peralatan yang tersedia. Kondisi cuaca serta angin kencang menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman karena dapat mempercepat pergerakan api ke area lain.

Meski demikian, petugas terus melakukan upaya pemadaman dan pelokalisiran agar api tidak menjalar menuju kawasan permukiman warga.

Satuan Brimob Polda Kaltim memastikan kesiapsiagaan personel tetap dilakukan untuk merespons potensi karhutla di wilayah Kalimantan Timur, terutama pada kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika beraktivitas di lahan yang kondisinya kering. Warga diminta menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan percikan api dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Respons cepat dan sinergi antara Brimob, BPBD, pemerintah daerah serta masyarakat diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan keselamatan warga. (**)

Brimob Polda Kaltim

Loading