
Faktanusa.com, PASER – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat Polsek Kuaro bersama Koramil dan Puskesmas Kuaro turun langsung memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Sebanyak 500 masker medis dibagikan kepada sekitar 250 warga yang beraktivitas di kawasan Pasar Kuaro, Kabupaten Paser, Sabtu (19/9/2026).
Pembagian masker menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pedagang, pembeli, pengemudi ojek hingga anak-anak. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi paparan asap dan partikel debu di udara akibat kondisi Karhutla.
Kegiatan melibatkan lima tenaga kesehatan dari Puskesmas Kuaro, lima personel Koramil dan tiga personel Polsek Kuaro. Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan sekaligus meningkatkan perlindungan kepada masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
Kapolsek Kuaro AKP Hermawan, S.H., M.H., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat kabut asap.
“Pembagian masker ini merupakan langkah preventif untuk membantu masyarakat mengurangi paparan asap. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan,” ujar AKP Hermawan.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara selama kabut asap masih terjadi. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan, kata dia, menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan polutan.
Selain membagikan masker, petugas juga memberikan edukasi kepada warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara. Masyarakat diingatkan untuk tidak membakar sampah maupun melakukan pembakaran hutan dan lahan yang berpotensi memunculkan titik api baru.
Warga juga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas atau iritasi pada mata.
Petugas turut mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin berkabut dan tidak memungkinkan untuk beraktivitas secara normal.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan. Apabila muncul keluhan akibat asap, jangan menunda untuk mendapatkan pemeriksaan di Puskesmas. Yang paling penting juga adalah mencegah terjadinya kebakaran baru,” tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, Polri dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Kuaro.
Melalui pembagian masker dan edukasi tersebut, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap dampak kabut asap serta ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat memperburuk kondisi udara.
Humas Polda Kaltim
![]()

