Faktanusa.com, Balikpapan – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kota Balikpapan tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pemberdayaan keluarga. Berbagai program kolaboratif diluncurkan, mulai dari bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, penguatan layanan Posyandu, hingga dukungan percepatan penanganan stunting.

Puncak peringatan HKG PKK ke-54 yang mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045” digelar di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur Syarifah Suraidah Harum, Ketua TP PKK Kota Balikpapan Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud, jajaran Forkopimda, organisasi perempuan, serta ribuan kader PKK dari seluruh Kota Balikpapan.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Balikpapan Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. Ia menegaskan bahwa Hari Kesatuan Gerak PKK bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen seluruh jajaran PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pembangunan keluarga.

“Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum ini menjadi gerakan bersama seluruh jajaran Tim Penggerak PKK dari tingkat pusat hingga desa dan kelurahan untuk semakin meneguhkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah,” ujar Nurlena saat membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat.

Ia menjelaskan, tema HKG tahun ini menegaskan kembali jati diri PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat melalui penguatan keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran paling besar dalam membentuk karakter bangsa.

Melalui keluarga, nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan dimulai, kesehatan dijaga, hingga ketahanan keluarga dibangun sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

“Melalui penguatan 10 Program Pokok PKK, gerakan PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat arah gerakan PKK agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ketua Umum TP PKK Pusat juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas kader PKK sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan di tingkat keluarga, lingkungan, hingga masyarakat.

Saat ini, lanjut Nurlena mengutip laporan tahunan PKK 2025, gerakan PKK menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia. Tercatat terdapat sekitar 91.600 lembaga TP PKK dari tingkat pusat hingga desa dan kelurahan yang menaungi lebih dari 2 juta kelompok PKK di tingkat dusun, RW, dan RT dengan dukungan sekitar 6,3 juta kader yang bekerja secara sukarela.

“Ini menjadi kekuatan besar PKK dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah dan mempercepat pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga,” ujarnya.

Selain memperkuat organisasi, TP PKK juga terus membangun kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga pemerintah, organisasi profesi, dunia usaha, akademisi, hingga mitra internasional sebagai upaya memperluas manfaat program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan berbagai program PKK agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Peringatan HKG PKK ke-54 juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan hasil kolaborasi TP PKK Kota Balikpapan bersama sejumlah mitra strategis.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Balikpapan menyerahkan bantuan sarana ruang baca kepada enam Posyandu serta 34 paket bantuan penanganan stunting sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.

Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan bersama TP PKK menyalurkan bantuan modal usaha kepada sejumlah pelaku UMKM binaan PKK guna memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong tumbuhnya usaha produktif masyarakat.

Dukungan terhadap program ketahanan pangan keluarga juga diberikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan melalui penyaluran bibit cabai kepada pengurus PKK kelurahan se-Kota Balikpapan. Program tersebut diharapkan mampu mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sekaligus membantu menjaga stabilitas pasokan pangan.

Sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin, TP PKK Kota Balikpapan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra yang dinilai konsisten mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Penghargaan diberikan kepada Baznas Kota Balikpapan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, RSUD Balikpapan, dan RSKD Balikpapan.

Rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 kemudian ditutup dengan sesi motivasi yang disampaikan Bali Sri Sumahardani. Melalui sesi tersebut, para kader diajak terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan kapasitas diri, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan Kota Balikpapan.  (Nil/Adv/Diskominfo Balikpapan)

Loading