Faktanusa.com, Samarinda – Tim Respon Bencana Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Daya Besar Bukuan, Jalan K.H. Harun Nafsi RT 08, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Rabu (23/9/2026).

Kebakaran terjadi di lahan kosong yang berada di belakang MTs Labaika. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman dan fasilitas pendidikan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Tim Respon Bencana diterjunkan ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) untuk melakukan penanganan dan mencegah kobaran api meluas ke area di sekitarnya.

Aksi tanggap darurat dimulai sekitar pukul 15.40 WITA. Personel langsung melakukan upaya pelokalisiran titik api sekaligus pemadaman terhadap area lahan yang terbakar.

Langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke kawasan permukiman maupun fasilitas pendidikan yang berada di sekitar lokasi.

Personel juga melakukan penyisiran di area sekitar titik kebakaran untuk memastikan tidak terdapat sumber api lain yang berpotensi memicu perluasan kebakaran. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada titik panas yang masih tersisa.

Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Penanganan cepat petugas di lapangan juga membuat kebakaran tidak meluas ke kawasan permukiman dan fasilitas pendidikan di sekitar lokasi.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengapresiasi respons cepat dan kesiapsiagaan personel Tim Respon Bencana dalam menangani kejadian tersebut.

Menurutnya, kebakaran lahan yang terjadi di sekitar kawasan permukiman membutuhkan penanganan cepat karena api berpotensi meluas dan membahayakan masyarakat apabila tidak segera dikendalikan.

“Kecepatan tindakan personel Tim Respon Bencana di lapangan sangat penting untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran lahan, terlebih di sekitar area padat aktivitas masyarakat. Saya mengingatkan seluruh personel untuk terus memperketat pemantauan wilayah dan tak henti-hentinya mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran demi keselamatan bersama,” tegas Ronny.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., mengatakan penanganan di lokasi dilakukan melalui pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh.

Menurutnya, personel tidak hanya berfokus memadamkan kobaran api, tetapi juga memastikan kondisi di sekitar titik kebakaran benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi.

“Personel di lapangan bertindak cepat mengisolasi titik api dan melakukan penyisiran hingga situasi benar-benar aman. Berkat kerja keras serta koordinasi yang baik, kobaran api pada lahan kosong tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi di lokasi TKK dipastikan kembali dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif,” jelas Nugroho.

Penanganan kebakaran lahan tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Tim Respon Bencana Satbrimob Polda Kaltim dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran vegetasi di wilayah permukiman.

Selain respons saat terjadi kebakaran, upaya pencegahan juga terus dilakukan melalui pemantauan wilayah dan imbauan kepada masyarakat. Warga diharapkan ikut berperan menjaga lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama pada kondisi lahan yang mudah terbakar.

Dengan keterlibatan masyarakat dan kesiapsiagaan petugas di lapangan, potensi kebakaran diharapkan dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi warga maupun fasilitas umum di sekitarnya. (**)

Loading