Faktanusa.com, KUTAI KARTANEGARA – Kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sepanjang tahun 2026 menunjukkan pola yang fluktuatif. Meski tidak selalu mengalami peningkatan setiap bulan, tren kunjungan secara keseluruhan dinilai masih menggembirakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Darmawan, menjelaskan, perubahan jumlah kunjungan wisatawan ke Kukar berkaitan dengan momentum tertentu, terutama masa liburan sekolah dan hari besar.

“Kalau trennya sih fluktuatif karena ada masanya liburan anak sekolah,” ujarnya, Sabtu (31/10/2026)

Menurutnya, periode libur menjadi salah satu faktor yang memengaruhi mobilitas masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata. Pada waktu tertentu, jumlah kunjungan dapat meningkat seiring bertambahnya kesempatan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga.

“Ada masanya libur hari besar. Itu yang membuat fluktuatif sebenarnya,” jelas Awang.

Awang menyebut, Kondisi itu membuat perkembangan kunjungan wisata tidak dapat dilihat dari perbandingan satu bulan dengan bulan lainnya. Dispar Kukar menilai pola kunjungan perlu dipahami dengan mempertimbangkan momentum liburan serta kondisi ekonomi masyarakat.

Meski demikian, Awang menegaskan bahwa perkembangan pariwisata Kukar secara umum masih menunjukkan arah yang positif.

“Tapi trennya secara garis besar masih menggembirakan dan positif,” katanya.

Awang menilai kondisi daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi keputusan dalam menentukan aktivitas wisata. Masyarakat kini cenderung mempertimbangkan pengeluaran sebelum memilih destinasi yang akan dikunjungi.

Dalam kondisi tersebut, Kata Awang, wisata lokal dinilai memiliki peluang untuk menarik minat masyarakat yang ingin tetap berlibur dengan pengeluaran lebih terukur. Destinasi di dalam wilayah Kukar dapat menjadi alternatif bagi masyarakat tanpa harus melakukan perjalanan ke luar daerah.

“Mungkin karena daya beli juga agak menurun, Jadi orang-orang berpikir untuk daripada keluar dari Kutai Kartanegara, mending kita wisata di sini aja,” tuturnya.

Awang berharap perkembangan kunjungan wisata yang ramai wisatawan dapat terus dipertahankan melalui penguatan potensi destinasi daerah. Pemahaman terhadap pola kunjungan wisatawan juga menjadi bagian penting dalam melihat peluang pengembangan pariwisata Kukar ke depan. (Adv)

Loading