
Faktanusa.com, Kutai Kartanegara – Kehadiran listrik sepanjang hari membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Desa Muara Pantuan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Salah satunya dirasakan Lina, seorang ibu rumah tangga yang kini tidak lagi harus menunggu malam untuk mencuci pakaian karena listrik sudah tersedia selama 24 jam.
Sebelumnya, warga Desa Muara Pantuan hanya menikmati layanan listrik selama 12 jam sehari. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus menyesuaikan berbagai aktivitas rumah tangga dengan jadwal ketersediaan listrik.
Kini, setelah PT PLN (Persero) meningkatkan layanan kelistrikan menjadi 24 jam sehari, Lina memiliki keleluasaan mengerjakan pekerjaan rumah tangga kapan saja, termasuk pada siang hari.
Perubahan tersebut menjadi salah satu kebahagiaan masyarakat Muara Pantuan, terlebih peningkatan layanan ini berlangsung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, Sabtu (31/10/2026).
Bagi Lina, perubahan itu bukan sekadar bertambahnya waktu listrik menyala. Kehadiran listrik sepanjang hari membuat aktivitas keluarga menjadi lebih mudah dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jadwal pelayanan listrik.
Sebelumnya, Lina juga menjadi salah satu penerima manfaat program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Kini, peningkatan layanan listrik semakin melengkapi kemudahan yang dirasakannya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Manfaat serupa turut dirasakan masyarakat lainnya. Dengan tersedianya listrik selama 24 jam, warga mulai memiliki kesempatan lebih luas untuk memanfaatkan peralatan elektronik yang selama ini belum optimal digunakan.
Sejumlah ibu rumah tangga bahkan mulai berencana menggunakan penanak nasi atau magic com dan lemari pendingin. Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu pekerjaan sehari-hari, termasuk menyimpan bahan makanan agar lebih tahan lama.
Selain kebutuhan rumah tangga, peningkatan layanan listrik juga memberikan peluang lebih besar bagi anak-anak untuk belajar pada malam hari maupun siang hari. Masyarakat pun memiliki kesempatan mengembangkan kegiatan produktif yang dapat menunjang perekonomian keluarga.
Kepala Desa Muara Pantuan, H. Edi Alda Gustiani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada PLN atas peningkatan layanan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran listrik 24 jam menjadi hadiah istimewa bagi warga dalam momentum Hari Listrik Nasional ke-81. Ia berharap peningkatan layanan tersebut dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan perekonomian.
“Kami mewakili seluruh masyarakat Desa Muara Pantuan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN UID Kaltimra. Listrik 24 jam ini menjadi kabar yang sangat membahagiakan bagi warga kami. Sekarang masyarakat bisa lebih leluasa beraktivitas, anak-anak memiliki kesempatan belajar yang lebih baik, dan kami berharap usaha masyarakat juga semakin berkembang,” ujar Edi.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan peningkatan layanan listrik di Muara Pantuan merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat kelistrikan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, keberadaan listrik tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan energi, tetapi juga bagaimana pelayanan tersebut mampu meningkatkan kualitas kehidupan dan produktivitas masyarakat.
“Bagi PLN, listrik bukan hanya tentang energi yang disalurkan, tetapi juga tentang kehidupan masyarakat yang menjadi lebih mudah dan produktif. Cerita Ibu Lina yang kini tidak perlu lagi menunggu malam untuk mencuci pakaian mungkin terdengar sederhana, tetapi di situlah makna pelayanan yang sesungguhnya. Kami ingin setiap peningkatan layanan membawa perubahan nyata dalam keseharian masyarakat,” ungkap Chaliq.
Ia menegaskan, di tengah berbagai tantangan sistem kelistrikan Kalimantan yang masih terus ditangani, PLN tetap berkomitmen menjalankan upaya pemulihan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Upaya pemulihan dan penguatan sistem kelistrikan Kalimantan terus kami lakukan secara intensif. Namun, di saat yang sama, komitmen untuk memperluas manfaat listrik bagi masyarakat juga terus berjalan. Momentum Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi pengingat bagi kami bahwa semangat insan PLN adalah terus bekerja, melayani, dan menghadirkan manfaat hingga ke berbagai wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menjelaskan peningkatan layanan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di Desa Muara Pantuan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi serta kesiapan sistem kelistrikan setempat.
“Peningkatan layanan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi. Kami juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi operasional untuk menjaga kualitas pelayanan kelistrikan bagi warga Muara Pantuan,” jelas Adrian.
Peningkatan layanan tersebut menjadi salah satu wujud semangat PLN Bekerja Melayani Masyarakat dalam peringatan Hari Listrik Nasional ke-81.
Bagi masyarakat Muara Pantuan, perubahan dari listrik 12 jam menjadi 24 jam bukan hanya soal penerangan. Lebih dari itu, ada kemudahan dalam mengurus rumah tangga, kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak, serta peluang untuk mengembangkan usaha.
Kini, Lina dan warga lainnya tidak perlu lagi menunggu malam untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Waktu dan kesempatan mereka semakin terbuka untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui peningkatan layanan ini, PLN UID Kaltimra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang kemajuan masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Narahubung
Zailla Mairofiah
Manager Komunikasi dan TJSL
PLN UID Kaltimra
zailla.mairofiah@pln.co.id
![]()

