
Faktanusa.com, Berau – Semangat menjaga kebersihan lingkungan ditunjukkan Polsek Teluk Bayur bersama TNI, pemerintah daerah dan masyarakat melalui kegiatan kerja bakti memperingati World Cleanup Day di kawasan Gerbang Kota Tangap, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut menjadi langkah bersama untuk menangani persoalan sampah yang masih ditemukan di sejumlah titik, terutama tumpukan sampah liar di sepanjang akses jalan poros lintas wilayah.
Keberadaan sampah liar tidak hanya mengganggu kebersihan dan estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan apabila dibiarkan menumpuk dan tidak segera ditangani.
Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau H. Zulkifli Ashari, Camat Teluk Bayur Edy Baskoro, jajaran Kodim 0902/BRU, Skadron 13/ABY, Brimob Yon C Polda Kaltim, personel Polsek Teluk Bayur, aparat kelurahan serta masyarakat sekitar.
Kasihumas Polres Berau AKP Suradi mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan wujud kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum World Cleanup Day menjadi kesempatan untuk kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Penanganan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas kebersihan, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian serta kebersihan lingkungan. Melalui momentum World Cleanup Day, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya mengelola sampah dengan baik dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar AKP Suradi.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan bersama masyarakat menyisir kawasan yang menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Sampah yang ditemukan kemudian dikumpulkan, diangkut dan diamankan sehingga kawasan tersebut kembali bersih dan tertata.
Kerja bakti berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para peserta saling membantu membersihkan sampah yang berserakan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Kegiatan tersebut juga berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Polres Berau mengajak masyarakat menjadikan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Salah satunya dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta tidak menjadikan kawasan pinggir jalan sebagai lokasi pembuangan sampah.
Kesadaran masyarakat dinilai menjadi bagian penting untuk mencegah munculnya kembali titik-titik pembuangan sampah liar setelah kawasan tersebut dibersihkan.
Melalui kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan World Cleanup Day diharapkan tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih semata.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan sehingga kawasan Gerbang Kota Tangap dan sekitarnya tetap bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Humas Polda Kaltim
![]()

