
Faktanusa.com, Samarinda – Perkembangan industri digital dan telekomunikasi yang semakin dinamis mendorong pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar.
Hal tersebut menjadi salah satu bahasan dalam kegiatan Telkom Business Circle – Kaltimtara yang digelar Telkom Indonesia melalui Divisi Regional Small Medium Enterprise Service (RSMES) bersama Witel Kaltimtara di MoveOn Café Samarinda, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam format talkshow tersebut mempertemukan reseller Internet Service Provider (ISP) dengan para pemilik usaha. Forum ini menjadi ruang bagi Telkom dan mitra usaha untuk bertukar informasi sekaligus membahas perkembangan bisnis di sektor teknologi informasi dan telekomunikasi.
Sejumlah materi disampaikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari strategi go-to-market, kesiapan produk berbasis wireless hingga perkembangan industri ISP di Kalimantan Timur.
Talkshow menghadirkan Head of GTM Approach Telkom, Anugrah Ramadhan Harry, serta OFF.1 Wireless Product Readiness, Januar Budi Laksono, sebagai pemateri.
Selain dari internal Telkom, kegiatan tersebut juga menghadirkan Rahadi Budiman, Direktur PT Multinet Perkasa Indonesia sekaligus Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Kalimantan Timur periode 2024-2028.
Kehadiran pelaku industri memberikan perspektif mengenai kondisi bisnis telekomunikasi dan teknologi informasi dari sisi penyedia layanan maupun pelaku usaha.
Diskusi berlangsung secara interaktif. Peserta mendapatkan gambaran mengenai pendekatan dalam memasuki dan mengembangkan pasar, kesiapan produk wireless, serta perkembangan kebutuhan layanan internet di Kalimantan Timur.
Selain membahas peluang, forum tersebut juga menjadi ruang untuk melihat berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di tengah perubahan teknologi dan meningkatnya kebutuhan konektivitas.
Bagi reseller ISP dan business owner, perkembangan industri digital membuka peluang bisnis yang semakin luas. Namun, peluang tersebut juga menuntut pelaku usaha untuk mampu membaca perubahan pasar serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
Melalui Telkom Business Circle, Telkom berupaya memperkuat komunikasi dengan mitra sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan antara perusahaan, reseller dan pelaku usaha.
Kegiatan tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan ekosistem digital di daerah.
Telkom melalui RSMES bersama Witel Kaltimtara menyatakan akan terus menghadirkan ruang engagement dengan mitra dan pelaku usaha. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem bisnis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Kolaborasi antara penyedia layanan telekomunikasi dan pelaku usaha dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekosistem digital di Kalimantan Timur dan wilayah sekitarnya.
Di tengah pertumbuhan ekonomi digital, konektivitas tidak lagi hanya menjadi kebutuhan pendukung, tetapi telah menjadi bagian penting dari aktivitas bisnis. Karena itu, komunikasi antara penyedia layanan, reseller dan pengguna bisnis menjadi semakin strategis.
Melalui forum seperti Telkom Business Circle – Kaltimtara, pertukaran informasi dan pengalaman diharapkan dapat membuka peluang baru sekaligus memperkuat hubungan antar-pelaku dalam industri digital.
Ke depan, Telkom berkomitmen melanjutkan kegiatan kolaboratif bersama mitra dan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem bisnis digital yang adaptif, berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. (La/**)
![]()

