Faktanusa.com, Balikpapan – Semangat pengabdian kepada masyarakat ditunjukkan Lanud Dhomber bersama Satuan Radar (Satrad) 205 Balikpapan melalui kegiatan kerja bakti di dua rumah ibadah, yakni Pura Giri Jaya Natha dan Musholla Al-Mudatsir, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara (TNI AU) Tahun 2026 sekaligus menjadi simbol nyata komitmen TNI AU dalam memperkuat toleransi, kepedulian sosial, dan kebersamaan di Kota Balikpapan.

Puluhan personel dari Lanud Dhomber dan Satrad 205 Balikpapan tampak bergotong royong membersihkan lingkungan rumah ibadah. Mereka membersihkan halaman, taman, saluran air, hingga area di sekitar fasilitas umum agar tempat ibadah menjadi lebih bersih, nyaman, dan asri bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas keagamaan.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan. Personel TNI AU bekerja bersama dengan pengurus rumah ibadah dan warga sekitar, menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi nilai yang terus dijaga dan diwariskan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kerja bakti tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membawa pesan penting tentang persatuan dalam keberagaman. Dipilihnya rumah ibadah dari dua agama berbeda menjadi cerminan komitmen TNI AU untuk hadir sebagai perekat persaudaraan tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun budaya.

Komandan Lanud Dhomber, Kolonel Pnb Kisworo, S.E., M.Han., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari semangat Hari Bakti TNI AU yang mengedepankan nilai pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian TNI Angkatan Udara kepada masyarakat. Kami ingin terus hadir, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia, tetapi juga memberikan manfaat langsung melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat,” ujar Kisworo.

Menurutnya, pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas pokok menjaga pertahanan negara, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Lanud Dhomber dan Satrad 205 Balikpapan diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran personel TNI AU di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis sekaligus mempererat hubungan emosional dengan warga.

“Kegiatan di rumah ibadah lintas agama ini menjadi wujud komitmen kami dalam menjaga nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

Peringatan Hari Bakti ke-79 TNI AU tahun ini mengusung tema “Bakti TNI AU untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan bahwa kontribusi TNI AU tidak hanya diwujudkan melalui kesiapsiagaan dalam menjaga wilayah udara nasional, tetapi juga melalui berbagai program kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Melalui kegiatan sosial seperti kerja bakti, TNI AU ingin menunjukkan bahwa kekuatan pertahanan negara harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.

Selain menciptakan lingkungan rumah ibadah yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Budaya saling membantu dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Bagi masyarakat, rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat menjalankan ibadah, tetapi juga ruang untuk membangun silaturahmi dan mempererat hubungan sosial. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Lanud Dhomber dan Satrad 205 Balikpapan berharap semangat kepedulian sosial dapat terus tumbuh, tidak hanya pada momentum Hari Bakti TNI AU, tetapi juga menjadi budaya yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya dibangun melalui kekuatan pertahanan, tetapi juga melalui nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, gotong royong, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Nilai-nilai itulah yang terus dihidupkan TNI Angkatan Udara dalam setiap pengabdiannya kepada bangsa dan negara. (**)

Loading