Faktanusa.com, Balikpapan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan melaksanakan pemotongan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha dengan melibatkan warga binaan, jajaran pegawai, serta dukungan berbagai pihak. Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian langsung dari Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang melakukan kunjungan monitoring ke Lapas Balikpapan. Rabu (27/5/2026)

Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau secara langsung proses penyembelihan hewan kurban, mulai dari pemeriksaan, penyembelihan, pengolahan daging, hingga proses pendistribusian kepada warga binaan pemasyarakatan serta masyarakat yang berhak menerima.

Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, lancar, serta sesuai syariat dan ketentuan yang berlaku.

Pada pelaksanaan Iduladha tahun ini, Lapas Kelas IIA Balikpapan memotong sebanyak lima ekor sapi dan delapan ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi pegawai, mitra kerja, dan sejumlah dermawan yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial keagamaan tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Andri Lesmano mengatakan momentum Iduladha bukan hanya menjadi pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga sarana menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pemasyarakatan.

“Kegiatan kurban ini menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial. Kami berharap nilai keikhlasan, solidaritas, dan semangat berbagi dapat dirasakan seluruh warga binaan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kurban juga menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi warga binaan agar mampu memahami nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, serta pentingnya berbagi kepada sesama.

Menurutnya, momentum Hari Raya Iduladha dapat menjadi pembelajaran positif bagi warga binaan dalam membangun sikap empati dan rasa syukur selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Selain itu, kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Lapas Balikpapan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang humanis dan religius.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan lapas terpantau aman dan kondusif. Proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban dilakukan oleh panitia yang telah dibentuk sebelumnya dengan melibatkan jajaran pegawai Lapas Balikpapan.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga binaan pemasyarakatan serta masyarakat yang berhak menerima sebagai bentuk kepedulian sosial di momentum Hari Raya Iduladha.

Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan kurban di Lapas Balikpapan yang dinilai berjalan tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui pendekatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Melalui pelaksanaan kurban ini, Lapas Kelas IIA Balikpapan berharap semangat berbagi dan nilai kemanusiaan dapat terus tumbuh, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga seluruh jajaran pemasyarakatan

Loading