Faktanusa.com, Balikpapan – Momen humanis terjadi usai kegiatan kerja bakti di kelurahan Mekar Sari yang dipimpin oleh Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., seorang warga bernama Hirsen, warga RT 17, Kelurahan Mekar Sari, menghampiri Kapolda untuk meminta sepatu boots yang akan digunakannya saat bekerja di drainase.

Namun, respons yang diberikan Kapolda di luar dugaan. Alih-alih sekadar menanggapi permintaan tersebut, Irjen Pol Endar Priantoro justru melepas sepatu kets yang sedang dikenakannya dan langsung menyerahkannya kepada Hirsen.

Peristiwa spontan itu membuat Hirsen terharu. Ia tidak menyangka permintaan sederhana yang disampaikannya setelah kegiatan kerja bakti berujung pada pemberian sepatu langsung dari Kapolda Kaltim.

Awalnya, Hirsen menghampiri Kapolda untuk menyampaikan kebutuhannya akan sepatu boots. Perlengkapan tersebut rencananya digunakan saat bekerja di saluran drainase.

Bagi pekerja yang beraktivitas di drainase, sepatu menjadi salah satu perlengkapan penting untuk menunjang pekerjaan. Hirsen pun berharap bisa mendapatkan sepatu boots yang sesuai dengan kebutuhannya.

Akan tetapi, momen yang terjadi justru berbeda dari yang dibayangkannya. Kapolda Kaltim secara spontan melepas sepatu kets yang dipakainya, kemudian menyerahkannya kepada Hirsen.

Hirsen sempat menolak pemberian tersebut karena merasa tidak enak menerima sepatu yang sedang dikenakan Kapolda. Selain itu, sepatu yang sebenarnya ia inginkan adalah sepatu boots berwarna kuning, sesuai kebutuhan untuk bekerja di drainase.

Meski demikian, pertemuan singkat tersebut menjadi pengalaman berkesan bagi Hirsen. Permintaan yang disampaikan secara langsung itu mendapat respons yang tidak disangkanya.

Momen tersebut memperlihatkan sisi humanis dalam interaksi antara pimpinan kepolisian dan masyarakat. Di tengah kegiatan resmi, perhatian terhadap kebutuhan warga dapat muncul melalui tindakan sederhana dan spontan.

Pemberian sepatu kets itu memang tidak sama dengan sepatu boots yang diinginkan Hirsen. Namun, kejadian tersebut menjadi bagian tersendiri dari pertemuan keduanya, sekaligus menghadirkan cerita tentang kepedulian yang berlangsung secara langsung di tengah masyarakat.

Bagi Hirsen, momen tersebut bukan sekadar tentang menerima sepasang sepatu, melainkan pengalaman ketika dirinya dapat menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada Kapolda Kaltim dan mendapat respons yang tidak pernah diperkirakannya.

Kisah sederhana itu pun menjadi sisi lain dari kegiatan kerja bakti bersama Kapolda Kaltim, ketika interaksi singkat dengan warga menghadirkan momen penuh haru di luar agenda resmi.

Loading