Faktanusa.com, Paser – Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., turun langsung mengecek kesiapsiagaan Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, Jumat (21/8/2026).

Pengecekan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus mengevaluasi kelengkapan sarana pendukung yang tersedia dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Paser.

Kapolres Paser dalam kegiatan tersebut didampingi Dandim 0904 Paser Letkol Inf. Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., para Pejabat Utama Polres Paser, Pjs. Kapolsek Paser Belengkong IPDA Mardos Sinaga, serta Plt. Camat Paser Belengkong Eko Arisyandi, S.IP., M.Si.

Setibanya di Posko Terpadu Karhutla, rombongan langsung melakukan pengecekan terhadap personel yang tengah bertugas. Kapolres juga melihat kesiapan posko, termasuk dukungan operasional yang diperlukan untuk menunjang kegiatan pencegahan maupun penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Menurut Sofyan, kesiapsiagaan menjadi hal penting mengingat kondisi cuaca panas dan kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, personel di lapangan diminta tidak hanya siap melakukan pemadaman, tetapi juga aktif melakukan pemantauan terhadap kawasan yang dinilai rawan.

Pengecekan juga menyasar kondisi kesehatan personel. Tim Dokkes Polres Paser dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap anggota Posko Karhutla.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas dalam kondisi sehat dan prima. Kesiapan fisik dinilai penting karena penanganan Karhutla dapat membutuhkan tenaga besar, terutama apabila petugas harus bekerja dalam kondisi panas, medan sulit, maupun lingkungan yang dipenuhi asap.

Sebagai bentuk perhatian kepada anggota, Kapolres Paser juga menyerahkan masker dan vitamin kepada personel Posko Karhutla.

Masker diberikan sebagai perlindungan bagi anggota dari paparan asap, sedangkan vitamin diharapkan dapat membantu menjaga kebugaran selama menjalankan tugas di lapangan.

“Kesehatan personel harus menjadi perhatian utama. Dengan kondisi yang prima, anggota dapat melaksanakan tugas secara optimal dan bergerak cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Penggunaan masker juga penting sebagai perlindungan dari paparan asap,” ujar AKBP Sofyan.

Dalam arahannya, Sofyan meminta personel meningkatkan kewaspadaan dan mengintensifkan pemantauan di sejumlah kawasan yang memiliki potensi Karhutla.

Patroli dan pemantauan dinilai penting untuk mendeteksi keberadaan titik api sejak dini. Dengan demikian, apabila ditemukan indikasi kebakaran, langkah penanganan dapat segera dilakukan sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Sofyan juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurutnya, pencegahan dan penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja.

Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat harus terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diperlukan mulai dari pemantauan kawasan rawan, pertukaran informasi, hingga respons cepat ketika ditemukan titik api.

“Kita harus bersama-sama menjaga wilayah ini. Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian meluas karena terlambat diketahui. Koordinasi dan komunikasi harus terus dijaga,” tegasnya.

Polres Paser memastikan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla akan terus ditingkatkan. Selain memperkuat patroli dan pemantauan, kepolisian juga mendorong masyarakat berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api.

Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat respons sekaligus menekan potensi kerusakan lingkungan dan dampak terhadap masyarakat.

Pengecekan Posko Penanganan Karhutla kemudian diakhiri dengan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (**)

Humas Polda Kaltim

Loading