Faktanusa.com, KUTAI KARTANEGARA – Kinerja sektor pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan perkembangan positif. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut dilaporkan hampir melampaui target yang ditetapkan, meskipun tahun anggaran masih menyisakan beberapa bulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Darmawan, mengatakan capaian itu menjadi salah satu indikator menggembirakan bagi perkembangan pariwisata daerah. Peningkatan aktivitas wisata, termasuk penyelenggaraan berbagai event, dinilai turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan sektor tersebut.

“Alhamdulillah di sektor pendapatan asli daerah kita sudah hampir melewati target pendapatan yang ditentukan,” ujarnya, Minggu (1/11/2026).

Sebagai gambaran, target PAD sektor pariwisata Kukar pada 2025 ditetapkan sebesar Rp1,1 miliar. Hingga Oktober tahun 2026, penerimaan yang dilaporkan telah mencapai angka serupa. Capaian itu menjadi salah satu indikator potensi pendapatan pariwisata yang dapat terus dikembangkan.

Menurut Awang, capaian tahun ini cukup menggembirakan karena realisasi pendapatan telah mencapai target sebelum memasuki akhir tahun. Kondisi itu menjadi dasar bagi Dispar Kukar untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan target pendapatan pada tahun berikutnya.

“Padahal bulan Desember itu masih ada beberapa bulan lagi, tetapi secara garis besar kita susah mencapai target,” ungkapnya.

Awang menyebut, pihaknya telah mengambil langkah untuk mengusulkan peningkatan target PAD pariwisata kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Usulan tersebut didasarkan pada optimisme bahwa potensi pariwisata masih dapat dikembangkan lebih jauh.

Ia berujar, Dispar Kukar telah mengirimkan surat kepada Bapenda sebagai bentuk keseriusan dalam mendorong peningkatan pendapatan sektor pariwisata. Menurutnya, perkembangan yang terjadi saat ini menjadi modal untuk menetapkan target yang lebih tinggi.

“Kita sudah kirim surat bahwa kita percaya tahun depan kita bisa lampaui target lagi,” tegasnya.

Optimisme tersebut, kata Awang, tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas pariwisata Kukar, termasuk kunjungan wisatawan dan penyelenggaraan event yang melibatkan pelaku usaha lokal.

“Kami berharap momentum ini dapat terus dipertahankan agar sektor pariwisata semakin berkontribusi terhadap pendapatan daerah,” pungkasnya. (Adv)

Loading