
Faktanusa.com, Balikpapan — Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan komitmennya membongkar jaringan peredaran narkotika hingga ke pengendali.
Pernyataan itu disampaikan setelah Ditresnarkoba Polda Kaltim mengungkap jaringan narkotika yang diduga terhubung dengan sindikat internasional asal Malaysia.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang dan barang bukti hampir 3 kilogram sabu serta ribuan butir ekstasi.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan, penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap mata rantai jaringan tersebut.
“Kami masih mengejar pihak lain yang diduga terlibat. Termasuk pemasok yang disebut berada di Malaysia,” kata Romylus.
Pengungkapan tersebut bermula dari penindakan di Balikpapan sebelum berkembang hingga Jakarta Selatan.
Menurut Romylus, kasus ini juga menunjukkan bahwa jaringan narkotika berupaya memanfaatkan berbagai latar belakang dan akses yang dimiliki seseorang.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal terhadap hukum.
“Saya tegaskan, status, profesi, jabatan, maupun kedekatan dengan pejabat tidak memberikan kekebalan hukum kepada siapa pun,” tegas Endar.
Ia mengatakan, apabila pengembangan perkara menemukan keterlibatan pihak lain, polisi akan memprosesnya berdasarkan hukum yang berlaku.
Polda Kaltim, kata Endar, tidak akan berhenti hanya pada pelaku yang berada di lapangan.
“Jangan jadikan Kalimantan Timur sebagai tempat bermain. Kami akan kejar jaringannya, kami putus mata rantainya, dan kami bongkar sampai kepada pengendalinya,” ujarnya.
Endar menambahkan, jaringan narkotika saat ini tidak lagi bekerja dengan pola konvensional. Mereka berupaya masuk melalui berbagai lapisan masyarakat, termasuk memanfaatkan orang dengan latar belakang profesi maupun akses tertentu.
Karena itu, Polda Kaltim memastikan pemberantasan narkotika dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengedar, perantara, pemasok hingga pihak yang diduga menjadi pengendali.
“Ini adalah komitmen Polda Kalimantan Timur untuk melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” pungkas Endar. (Shin/**)
![]()

