Faktanusa.com, Balikpapan — Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang masih melanda sejumlah wilayah Kalimantan, PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi tim pemadam dan masyarakat terdampak.

Bantuan berupa 66 karton air mineral disalurkan Alfamidi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (11/9/2026).

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan logistik selama proses penanganan karhutla berlangsung.
Tak hanya di Palangka Raya, kepedulian Alfamidi juga diwujudkan melalui pembagian ratusan masker dan air mineral kepada pengguna jalan di sejumlah titik strategis. Aksi tersebut dilakukan di beberapa wilayah Kalimantan, di antaranya Palangka Raya, Banjarmasin, Berau, Bulungan, Samarinda, hingga Balikpapan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kualitas udara akibat kabut asap, sekaligus membantu mengurangi risiko paparan asap bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.

Branch Manager Alfamidi Samarinda, Mulya Dwija, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

“Di tengah perjuangan petugas memadamkan api dan menahan gempuran asap, kecukupan hidrasi sangat vital. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Alfamidi untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Palangka Raya,” kata Mulya.

Situasi karhutla di Palangka Raya sendiri masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemerintah Kota Palangka Raya memperpanjang status tanggap darurat karhutla dan kekeringan untuk periode 9 September hingga 8 Oktober 2026.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam penanganan darurat tersebut, tercatat 503 kejadian karhutla dengan luas area terbakar lebih dari 1.000 hektare. Penanganan di lapangan melibatkan 43 tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, serta relawan.

Besarnya tantangan penanganan karhutla membuat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dinilai penting. Selain membantu kebutuhan masyarakat, dukungan logistik juga diperlukan untuk menunjang aktivitas petugas yang berada di lapangan.

Sekretaris BPBD Kota Palangka Raya, Irma Afesta, mengapresiasi bantuan yang diberikan Alfamidi. Menurutnya, bantuan tersebut dapat menunjang kebutuhan operasional Posko Tanggap Darurat selama penanganan karhutla.

“Terima kasih atas kepedulian Alfamidi. Bantuan logistik ini sangat berguna untuk menunjang operasional tim lapangan di Posko Tanggap Darurat,” ujar Irma.

Ia berharap kepedulian dunia usaha terhadap penanganan bencana tidak berhenti pada bantuan ketika kondisi darurat terjadi. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta juga diperlukan dalam upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana dalam jangka panjang.

“Ke depan, kami berharap sinergi dengan dunia usaha terus terjalin, tidak hanya sigap memberi bantuan saat krisis, tetapi juga terlibat aktif dalam mitigasi jangka panjang,” katanya.

Bagi Alfamidi, keterlibatan dalam penanganan dampak karhutla menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.
Dengan menggandeng BPBD dan pemangku kepentingan terkait, Alfamidi berkomitmen mendukung penanganan dampak bencana, terutama ketika masyarakat menghadapi ancaman karhutla dan kabut asap.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi bencana karhutla di wilayah Kalimantan.

Versi ini sudah saya buat lebih news-oriented, dengan fokus utama pada aksi bantuan Alfamidi dan diperkuat data karhutla serta respons BPBD.  (**)

Loading