Faktanusa.com, Balikpapan – Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses Jalan Soekarno Hatta Kilometer 0, Balikpapan Utara, Senin (6/7/2026) pagi.

Pohon berukuran cukup besar yang tumbang akibat kondisi batang yang rapuh tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di jalur utama. Mendapat laporan dari masyarakat, personel Brimob segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Proses evakuasi dilakukan bersama warga setempat sebagai bentuk sinergi dalam penanggulangan bencana. Personel Brimob bersama masyarakat bergotong royong memotong batang dan ranting pohon yang melintang di badan jalan agar akses kendaraan dapat kembali dilalui.

Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., melalui Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., mengatakan kehadiran Brimob dalam situasi darurat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap situasi darurat seperti ini. Selain memastikan akses jalan kembali normal dan aman dilalui masyarakat, kami juga berharap kehadiran personel Brimob dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan serta kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri,” ujar Iwan.

Dalam proses evakuasi, personel menggunakan sejumlah peralatan pendukung, termasuk gergaji mesin, sehingga pemotongan batang pohon dapat dilakukan dengan cepat dan aman. Langkah tersebut mempercepat proses pembersihan material yang menutupi badan jalan.

Tidak membutuhkan waktu lama, seluruh batang dan ranting pohon berhasil disingkirkan dari lokasi. Arus lalu lintas yang sebelumnya sempat terganggu pun kembali berjalan normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

Menurut Iwan, kesiapsiagaan personel Brimob dalam menghadapi berbagai situasi kedaruratan akan terus ditingkatkan, baik bencana alam maupun kondisi lain yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat.

Ia menambahkan, kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kejadian di lapangan. Karena itu, Brimob selalu mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam setiap operasi kemanusiaan.

“Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam penanganan keadaan darurat. Dengan kerja sama yang baik, setiap potensi gangguan dapat ditangani lebih cepat sehingga dampaknya dapat diminimalkan,” katanya.

Kompol Iwan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan dan cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun bencana lainnya.

“Kondisi pohon yang sudah tua atau rapuh menjadi salah satu faktor utama terjadinya pohon tumbang. Kami mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan pohon atau situasi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun warga sekitar,” pungkasnya.

Melalui aksi cepat tersebut, Satbrimob Polda Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Kehadiran personel di tengah situasi darurat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (**)

Loading