
Faktanusa.com, Balikpapan – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kota Balikpapan memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Balikpapan dalam pengelolaan keuangan daerah yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI serta mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 9,32 persen sepanjang 2025.
Pandangan tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Gasali, mewakili Fraksi Golkar, saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Balikpapan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-8 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026 di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (6/7/2026).
Dalam sambutannya, Gasali mengawali penyampaian dengan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Balikpapan yang telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD sebagai bagian dari mekanisme pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Fraksi Golkar juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.”
Gasali mengatakan tema tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui kerja yang profesional, humanis, dan responsif.
“Kami mengucapkan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Republik Indonesia. Semoga Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan semakin dipercaya publik melalui kerja nyata yang profesional, humanis, dan responsif. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri, khususnya yang bertugas di Kota Balikpapan, atas dedikasinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Gasali.
Selain itu, Fraksi Golkar juga memberikan penghargaan kepada masyarakat Kota Balikpapan yang dinilai telah berperan aktif menjaga situasi keamanan dan kondusivitas daerah sehingga berbagai aktivitas pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Memasuki substansi pemandangan umum, Fraksi Golkar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Balikpapan yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.
Menurut Gasali, capaian tersebut merupakan opini WTP yang diraih Pemerintah Kota Balikpapan untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut, sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Balikpapan yang kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” katanya.
Fraksi Golkar juga memberikan perhatian terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan sepanjang tahun 2025 yang dinilai sangat menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Balikpapan mencapai 9,32 persen, menjadikannya salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Timur.
Gasali menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas sektor industri pengolahan, konstruksi, serta berbagai kegiatan ekonomi yang berkembang seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, posisi Balikpapan sebagai kota penyangga IKN telah memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, baik melalui peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, maupun aktivitas usaha masyarakat.
“Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 9,32 persen menunjukkan bahwa Balikpapan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Kalimantan Timur. Pertumbuhan tersebut didukung oleh sektor industri pengolahan, konstruksi, serta dampak positif pembangunan Ibu Kota Nusantara yang memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah,” ungkapnya.
Fraksi Golkar berpandangan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik. Pemerintah Kota Balikpapan diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara optimalisasi pendapatan daerah, efisiensi belanja, serta pemanfaatan pembiayaan daerah secara tepat sasaran.
Menurut Gasali, anggaran daerah harus terus diarahkan pada belanja-belanja yang produktif sehingga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Fraksi Golkar menilai langkah Pemerintah Kota Balikpapan yang memprioritaskan belanja produktif merupakan kebijakan yang perlu dipertahankan, mengingat tantangan pembangunan ke depan akan semakin besar seiring berkembangnya kawasan Ibu Kota Nusantara.
Menutup penyampaiannya, Gasali berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Balikpapan dan DPRD dapat terus diperkuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Fraksi Partai Golkar berharap kolaborasi yang berkelanjutan antara Pemerintah Kota Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan dapat terus terjalin dengan baik sehingga cita-cita mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman dapat tercapai,” tutup Gasali. (Adv./Shin/**)
![]()



