
Faktanusa.com, Balikpapan – Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim gabungan Polres Kutai Timur dan Polda Kalimantan Timur dalam mengungkap kasus tindak pidana perampasan kemerdekaan terhadap seorang anak berusia tujuh tahun yang berujung meninggal dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan Fauzan menanggapi konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro di Mako Polda Kaltim, Kamis (4/6/2026).
Pada kesempatan itu, Fauzan terlebih dahulu menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.
“Kami dari keluarga besar Polres Kutai Timur mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya adik kita. Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan, serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Fauzan mengaku bersyukur karena kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat tersebut dapat diungkap dalam waktu singkat. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tidak terlepas dari kerja keras tim gabungan Polres Kutai Timur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Timur yang bekerja tanpa mengenal waktu sejak laporan diterima.
“Kami bersyukur hari ini Bapak Kapolda langsung menyampaikan hasil pengungkapan kasus tersebut kepada masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada seluruh tim gabungan Polres Kutai Timur dan Polda Kalimantan Timur yang telah bekerja keras sehingga pelaku dapat diamankan,” katanya.
Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi dirinya sedang berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah. Meski demikian, ia mengaku terus memantau perkembangan kasus dari jarak jauh dan berkomunikasi dengan jajaran yang menangani penyelidikan di lapangan.
“Kebetulan saat kejadian saya masih berada di Tanah Suci Makkah. Namun saya terus memonitor perkembangan penanganan kasus dari jauh dan berkoordinasi dengan anggota yang bekerja di lapangan,” ungkapnya.
Fauzan juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang terlibat dalam proses penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima polisi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan setiap tindak kejahatan dapat diungkap secara profesional.
“Kami terus berdoa agar perkara ini dapat segera terungkap dan menjadi terang-benderang. Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim, pelaku berhasil diamankan pada malam tanggal 2 Juni,” ujarnya.
Setelah pelaku ditangkap, polisi langsung melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan korban berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka.
“Begitu pelaku diamankan, kami langsung melakukan pencarian terhadap korban berdasarkan petunjuk yang ada. Tim bergerak ke sejumlah lokasi untuk memastikan keberadaan korban,” katanya.
Meski akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Fauzan menegaskan bahwa aparat kepolisian akan terus bekerja secara maksimal untuk menuntaskan proses hukum terhadap pelaku.
Ia memastikan perkara tersebut akan diproses secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga dapat memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.
“Kami akan menangani perkara ini secara maksimal dan memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Yang terpenting saat ini adalah mengungkap seluruh fakta yang ada sehingga perkara ini menjadi terang,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzan juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, terutama dalam pengawasan terhadap anak-anak.
Menurutnya, peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan yang menyasar anak-anak.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Awasi anak-anak kita, kenali lingkungan sekitar, dan segera laporkan apabila ada hal-hal yang mencurigakan,” imbaunya.
Selain meningkatkan patroli dan kegiatan kepolisian di lapangan, Polres Kutai Timur juga akan memperkuat langkah-langkah preemtif dan preventif guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas serupa di kemudian hari.
“Kami akan meningkatkan kegiatan kepolisian baik yang bersifat preemtif, preventif maupun penegakan hukum. Ini menjadi komitmen kami untuk menjaga keamanan masyarakat,” katanya.
Fauzan juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan segera.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan layanan darurat 110 maupun saluran pengaduan yang telah disediakan Polres Kutai Timur.
“Apabila ada kejadian menonjol atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi layanan 110 maupun kanal pelaporan yang telah kami siapkan. Kami siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Fauzan kembali menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di Kabupaten Kutai Timur.
“Kami sekali lagi menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga kejadian ini menjadi perhatian bersama agar kita semakin peduli terhadap keamanan lingkungan dan keselamatan anak-anak kita,” pungkasnya. (Shin/**)
![]()


