Faktanusa.com, Balikpapan – Perusahaan otomotif Astra Motor melalui wilayah operasional Astra Motor Kaltim 1 tetap optimistis mempertahankan penjualan sepeda motor Honda di Kalimantan Timur meski kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih. Di tengah dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), perusahaan menargetkan penjualan minimal 5.000 unit motor Honda setiap bulan.

Region Head Astra Motor Kaltim 1, Thomas Pradu mengatakan, pembangunan IKN masih memberikan pengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan sektor otomotif di Kalimantan Timur, meski dampaknya belum sepenuhnya sesuai harapan pelaku usaha.

“Kami tetap optimistis dan terus bekerja maksimal. Pembangunan IKN masih berjalan dan tentu memberi pengaruh terhadap pasar otomotif di Kalimantan Timur,” ujar Thomas, Sabtu (9/5/2026).

Menurut dia, kondisi pasar kendaraan roda dua saat ini memang menghadapi sejumlah tantangan. Selain faktor ekonomi, persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di beberapa daerah juga ikut berdampak terhadap aktivitas bisnis.

“Situasi pasar memang belum terlalu ideal. Bukan hanya sektor otomotif, hampir semua bidang usaha ikut merasakan dampaknya,” katanya.

Meski demikian, Astra Motor Kaltim 1 memilih fokus menjaga stabilitas penjualan agar tidak mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga terus memperkuat seluruh segmen pasar, mulai dari motor kelas entry level hingga premium.

Thomas menjelaskan, penjualan terbesar masih ditopang oleh motor skuter matik, terutama Honda BeAT series yang tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Selain itu, model Honda Scoopy dan Honda Stylo 160 juga mengalami peningkatan minat, khususnya dari kalangan anak muda.

“Kontributor terbesar masih Honda BeAT series. Setelah itu Scoopy dan Stylo yang saat ini cukup diminati generasi muda,” ucapnya.

Ia menilai pola konsumsi masyarakat kini mulai bergeser, dengan dominasi pasar yang semakin banyak berasal dari generasi muda atau generasi Z. Karena itu, Astra Motor Kaltim 1 mulai menyesuaikan strategi pemasaran agar lebih dekat dengan karakter konsumen muda.

“Sekarang pasar mulai didominasi anak muda. Hampir 40 persen konsumen berasal dari generasi muda, sehingga pendekatan promosi dan aktivitas kami juga harus mengikuti tren mereka,” jelas Thomas.

Selain mengejar target penjualan, Astra Motor Kaltim 1 juga memperkuat layanan purna jual melalui jaringan AHASS dan dealer Honda yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan Timur. Menurut Thomas, kualitas layanan servis menjadi bagian penting dalam menjaga loyalitas pelanggan.

“Kami ingin pelanggan mendapatkan pengalaman yang baik, bukan hanya saat membeli motor, tetapi juga ketika melakukan servis dan perawatan,” katanya.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap kualitas layanan dealer dan AHASS terus dilakukan, termasuk di wilayah pelosok yang menjadi bagian penting distribusi kendaraan dan pelayanan Honda di Kalimantan Timur.

“Kami ingin memastikan seluruh jaringan layanan benar-benar memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada pelanggan,” tuturnya.

Dengan strategi tersebut, Astra Motor Kaltim 1 optimistis mampu menjaga performa penjualan sepeda motor Honda sekaligus mempertahankan kepercayaan konsumen di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung. (Shin/**)

Loading