
Faktanusa.com, Balikpapan – Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur bergerak cepat membantu proses pemadaman kebakaran yang terjadi di Jalan Sangga Buana Dalam RT 63, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Senin (18/5/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah warga dan sempat membuat panik masyarakat sekitar karena api dengan cepat membesar di kawasan permukiman. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu meski kerugian material diperkirakan cukup besar.
Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Kompol Iwan Pamuji, SH., MH., mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan adanya kebakaran dari masyarakat.
Menurutnya, Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor segera menuju lokasi guna membantu petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar lokasi kejadian.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman api dan pengamanan di sekitar area kebakaran,” ujar Kompol Iwan Pamuji.
Ia menjelaskan, kondisi permukiman yang cukup padat membuat petugas harus bergerak cepat agar api tidak menjalar ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Selain membantu proses pemadaman, personel Brimob juga membantu warga melakukan evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari dalam rumah yang terbakar.
Kobaran api yang cukup besar membuat proses pemadaman berlangsung cukup intens. Petugas gabungan berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Warga sekitar juga tampak berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Aparat kepolisian bersama personel Brimob turut melakukan pengamanan dan mengatur masyarakat agar tidak mendekati area berbahaya selama proses pemadaman berlangsung.
Berkat kerja sama petugas pemadam kebakaran, Brimob, dan instansi terkait lainnya, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas ke kawasan permukiman warga.
Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesigapan personel di lapangan dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.
Menurut dia, kehadiran Tim Respons Bencana Brimob merupakan bentuk kesiapsiagaan satuan dalam memberikan bantuan cepat saat terjadi musibah maupun bencana di tengah masyarakat.
“Api berhasil dipadamkan dengan bantuan petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait lainnya. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun satu unit rumah hangus terbakar,” kata Kombes Andy Rifai.
Ia menambahkan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Petugas masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa lokasi kejadian untuk mengetahui sumber api.
Kombes Andy juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
Menurutnya, masyarakat perlu rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, penggunaan kompor, maupun sumber api lainnya guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran. Pastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran,” ujarnya.
Peristiwa kebakaran tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Selain itu, sinergi antara aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan saat terjadi bencana kebakaran.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kemudian melakukan proses pendinginan di lokasi guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Hingga proses pendinginan selesai dilakukan, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. (Shin/**)
![]()



