
Faktanusa.com, Balikpapan — Peresmian Masjid Mambaul Ulum Al Hasani yang berlokasi di Jalan Proklamasi RT 61, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, berlangsung khidmat pada Minggu (12/4/2026). Peresmian ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di lingkungan mereka.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, hadir langsung meresmikan masjid tersebut. Prosesi dimulai dengan pemotongan pita di pintu utama, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda resmi beroperasinya rumah ibadah tersebut.
Sejumlah tokoh agama dan pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Sumberlombang, Sokobanah, Sampang, Jawa Timur, Raden KH Abdul Halim Saifulloh, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Muara Jawa KH Abdus Sukur, Ketua PCNU Balikpapan KH Muslih Umar, serta unsur pemerintah dan masyarakat lainnya.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), H Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan masjid yang dimulai sejak 2025. Ia mengungkapkan, pembangunan masjid menelan biaya sekitar Rp3,5 miliar yang bersumber dari dana pribadi, swadaya masyarakat, serta para donatur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik tenaga, pikiran, maupun materi, sehingga masjid ini dapat berdiri. Semoga masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan keagamaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap masjid tersebut dapat dimakmurkan melalui berbagai kegiatan positif seperti salat berjemaah, pengajian, serta aktivitas sosial lainnya. Di akhir sambutannya, ia turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pembangunan maupun pelaksanaan peresmian.

Sementara itu, Rahmad Mas’ud memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, kehadiran masjid harus mampu menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keislaman yang membawa kedamaian di tengah masyarakat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Dari sinilah nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan kepedulian sosial dapat tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai wadah dalam menebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, sekaligus menjaga lingkungan serta memperkuat sikap toleransi antarumat beragama.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya mematuhi aturan dalam pembangunan rumah ibadah guna menjaga keharmonisan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kota Balikpapan.
“Pembangunan rumah ibadah harus tetap mengikuti ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, serta tetap menjaga harmoni antarumat beragama,” tambahnya.
Rahmad berharap Masjid Mambaul Ulum Al Hasani dapat menjadi pusat pembinaan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Ia juga optimistis keberadaan masjid tersebut akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar.
Peresmian ini pun disambut antusias oleh warga yang hadir. Selain menjadi simbol berdirinya sarana ibadah baru, masjid tersebut diharapkan mampu mempererat kebersamaan dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat di Balikpapan Timur. (Nil/Adv/Diskominfo Balikpapan)
![]()


