
Faktanusa.com, Balikpapan – Aktivitas bongkar muat di PT Kaltim Kariangau Terminal terus menunjukkan intensitas tinggi seiring meningkatnya arus logistik di kawasan timur Indonesia. Untuk menjawab kebutuhan operasional yang semakin dinamis, perusahaan menambah peralatan baru berupa side loader guna meningkatkan efisiensi penanganan petikemas kosong (empty container).
Sejak pagi, suasana di area terminal terlihat padat. Head truck hilir mudik membawa kontainer menuju Container Yard, sementara operator alat berat bekerja mengatur posisi petikemas agar tetap tertata rapi. Di tengah aktivitas tersebut, pergerakan petikemas kosong menjadi salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan, terutama untuk kebutuhan penataan ulang di dalam area terminal.
Direktur Utama PT KKT, Enriany Muis, mengatakan bahwa tingginya frekuensi perpindahan petikemas kosong menjadi alasan utama penambahan alat tersebut. Menurutnya, kehadiran side loader mampu memberikan fleksibilitas lebih dalam proses pemindahan kontainer, khususnya untuk jarak pendek dan area dengan tingkat kepadatan tinggi.
“Kami melihat aktivitas container empty memiliki frekuensi yang sangat tinggi. Dengan adanya side loader, perpindahan antarblok bisa dilakukan lebih cepat sehingga alur kerja menjadi lebih efisien,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Side loader sendiri merupakan alat yang dirancang untuk mengangkat dan memindahkan petikemas dari sisi samping kendaraan. Fungsinya tidak hanya untuk proses lifting, yaitu mengangkat (lift on) dan menurunkan (lift off) kontainer, tetapi juga untuk shifting atau pemindahan antarblok di dalam area terminal.
Dengan kemampuan tersebut, proses penataan petikemas kosong di Container Yard dapat dilakukan secara lebih cepat dan terarah. Hal ini sekaligus mengurangi potensi penumpukan yang dapat menghambat kelancaran operasional di lapangan.
Enriany menambahkan, penggunaan side loader dinilai efektif dalam mendukung efisiensi kerja, terutama pada area dengan mobilitas tinggi. Kombinasi fungsi yang dimiliki alat ini memungkinkan waktu penanganan menjadi lebih singkat tanpa mengurangi ketelitian dalam penataan kontainer.
“Dukungan peralatan yang tepat sangat berpengaruh terhadap kecepatan layanan. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami menjaga ketepatan waktu dalam setiap proses operasional,” katanya.
Penambahan alat ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa. KKT terus menyesuaikan kebutuhan operasional dengan kondisi lapangan agar mampu memberikan pelayanan yang optimal di tengah meningkatnya volume aktivitas logistik.
Selain itu, investasi pada peralatan baru ini menjadi bagian dari rencana jangka menengah perusahaan dalam pengembangan infrastruktur operasional. Tidak hanya berfokus pada penambahan alat, KKT juga menitikberatkan pada peningkatan produktivitas serta pengelolaan ruang kerja yang lebih efisien.
Dengan langkah tersebut, PT Kaltim Kariangau Terminal optimistis dapat memperlancar arus petikemas, khususnya kontainer kosong, serta memperkuat perannya sebagai simpul logistik strategis di wilayah timur Indonesia. (**)
![]()


