
Faktanusa.com, Balikpapan, 11 April 2026 — Keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah yang dijaga oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menuai apresiasi dari berbagai pelanggan strategis, khususnya di sektor transportasi.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Layanan transportasi udara maupun laut dapat beroperasi tanpa gangguan kelistrikan, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa.
General Manager Bandara Internasional Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menegaskan bahwa listrik menjadi elemen vital dalam mendukung operasional bandara, terutama saat lonjakan penumpang terjadi.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan PLN dalam memastikan keandalan pasokan listrik selama periode angkutan Lebaran 2026. Listrik yang andal sangat krusial bagi operasional bandara, mulai dari sistem navigasi, terminal penumpang, hingga fasilitas keamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berkat dukungan PLN, seluruh aktivitas di bandara dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti selama masa puncak arus mudik dan balik.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri. Ia menyebut bahwa keandalan listrik dari PLN sangat membantu kelancaran operasional penerbangan selama periode Lebaran.
“Selama masa angkutan Lebaran 2026, suplai listrik sangat andal dan tidak terjadi gangguan sama sekali atau zero trip. Ini sangat membantu operasional kami,” ungkapnya.
Tidak hanya sektor penerbangan, dukungan PLN juga dirasakan oleh sektor kepelabuhanan. Manager SDM dan Umum PT Pelindo Regional 4 Cabang Samarinda, Gunawan, menyampaikan bahwa kelancaran suplai listrik menjadi penopang utama dalam mendukung arus penumpang dan barang melalui jalur laut.
“Selama masa siaga arus mudik Lebaran, suplai listrik sangat terjaga. Kami mengapresiasi kesiapan PLN, mulai dari pengecekan instalasi hingga pemantauan intensif di lapangan,” katanya.
Menurutnya, keandalan listrik tersebut turut memastikan operasional pelabuhan berjalan optimal, terutama dalam melayani pemudik menuju wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif dan kesiapsiagaan menyeluruh selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI).
“Keandalan selama masa siaga RAFI 1447 H menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan layanan terbaik. Kami melakukan penguatan sistem, menyiagakan personel 24 jam, serta melakukan pemantauan berlapis hingga ke pelanggan prioritas,” jelasnya.
Ia menambahkan, PLN juga melakukan pengecekan langsung ke instalasi kelistrikan di objek vital seperti bandara dan pelabuhan guna memastikan tidak ada potensi gangguan.
“Kepercayaan dari stakeholder menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menjaga keandalan listrik di setiap momen penting,” tambahnya.
Ke depan, PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk terus memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Langkah ini dilakukan guna mendukung aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta operasional sektor strategis lainnya.
Dengan keandalan listrik yang terus terjaga, PLN berharap dapat menjadi tulang punggung dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, terutama pada momentum-momentum besar seperti Lebaran.
Narahubung:
Darry Giovanno
Manager Komunikasi dan TJSL
PLN UID Kaltimra
giovanno.darry@pln.co.id
![]()


