Faktanusa.com, Balikpapan – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melalui Batalyon A Pelopor dikerahkan membantu proses pencarian seorang anak laki-laki yang dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Kemala, Balikpapan, Sabtu (11/7/2026). Korban diduga terseret arus saat bermain di bibir pantai bersama sejumlah temannya sekitar pukul 09.30 WITA.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian para pengunjung pantai. Sejumlah saksi mata berupaya melakukan pertolongan sesaat setelah korban terseret ombak. Namun derasnya arus dan tingginya gelombang membuat upaya penyelamatan awal tidak berhasil.
Mendapat laporan kejadian, tim gabungan yang terdiri dari personel Satuan Brimob Polda Kaltim, Basarnas, BPBD Kota Balikpapan, Polair, Sabhara, serta sejumlah relawan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Dalam operasi tersebut, Brimob Polda Kaltim mengerahkan satu Tim Respons Bencana yang dilengkapi perlengkapan keselamatan, termasuk life jacket dan peralatan pendukung pencarian. Seluruh personel kemudian bergabung dengan unsur SAR lainnya untuk menyisir lokasi terakhir korban terlihat sebelum hilang terbawa arus.

Guna memaksimalkan pencarian, tim gabungan membagi area operasi menjadi tiga sektor dengan radius sekitar 200 meter dari bibir pantai. Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan arah arus laut, kondisi gelombang, serta potensi pergerakan korban berdasarkan analisis lapangan.

Selain melakukan pencarian di perairan, petugas juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat guna mempercepat proses evakuasi. Komunikasi intensif dilakukan agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno, SIK, MH melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, SH, MH mengatakan hingga berita ini diterbitkan korban masih belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung.

“Seluruh personel yang tergabung dalam tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di lokasi terakhir korban terlihat. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” ujar Kompol Iwan Pamuji.

Ia menjelaskan bahwa personel Brimob yang diterjunkan telah dibekali kemampuan penanganan kebencanaan sehingga dapat mendukung proses pencarian bersama instansi terkait. Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam setiap operasi penyelamatan agar berjalan efektif dan aman.

Di sisi lain, keluarga korban juga mendapatkan pendampingan dari petugas yang berada di lokasi. Pendampingan dilakukan untuk memberikan informasi terkait perkembangan proses pencarian sekaligus memastikan kondisi keluarga tetap terpantau selama operasi berlangsung.

Kompol Iwan turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak dan arus laut sedang kuat. Ia mengingatkan agar para orang tua tidak lengah mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar bibir pantai.

“Kami menghimbau masyarakat agar tidak berenang di area yang memiliki arus kuat atau berbahaya. Orang tua harus selalu mengawasi anak-anak ketika bermain di pantai karena keselamatan merupakan prioritas utama. Jangan biarkan anak bermain terlalu jauh dari pengawasan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melapor kepada petugas apabila melihat adanya kondisi darurat atau kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung pantai. Menurutnya, laporan yang cepat akan sangat membantu proses penanganan sehingga risiko dapat diminimalkan.

Operasi pencarian dijadwalkan terus berlanjut dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan hingga korban berhasil ditemukan atau sesuai prosedur yang berlaku. Petugas berharap dukungan masyarakat, termasuk tidak memadati area pencarian, agar proses evakuasi dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya mengutamakan keselamatan saat berwisata di kawasan pantai. Pengunjung diharapkan selalu memperhatikan kondisi cuaca, ombak, serta mematuhi arahan petugas demi menghindari terjadinya kecelakaan serupa. (**)

Brimob Polda Kaltim

Loading