Faktanusa.com, Balikpapan – Atmosfer sepak bola di Kota Beriman kembali memanas dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship Liga 2 musim 2025/2026. Pada Minggu (01/03/2026), Stadion Batakan menjadi saksi pertemuan sengit antara tuan rumah Persiba Balikpapan melawan PSIS Semarang. Menyadari tingginya tensi pertandingan dan besarnya antusiasme suporter yang memadati stadion, jajaran Satuan Brimob Polda Kaltim mengerahkan kekuatan maksimal guna memastikan jalannya laga tetap kondusif, aman, dan tertib dari awal hingga peluit panjang dibunyikan.

Dalam pengamanan ini, sebanyak satu Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Batalyon C Pelopor dengan kualifikasi khusus kemampuan anti-anarkis diterjunkan di bawah pimpinan Ipda Rifai Yusni. Selain kekuatan personel, satu unit Kendaraan Taktis (Rantis) juga disiagakan di area strategis stadion untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan. Tim baret biru melakukan pengawasan ketat, mulai dari pemeriksaan di gerbang masuk hingga pemantauan di area tribun, demi menjamin keselamatan para pemain, ofisial, serta seluruh penonton yang hadir menikmati jalannya pertandingan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personelnya di Stadion Batakan merupakan wujud nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyatakan bahwa standar pengamanan tinggi diterapkan agar sportivitas di lapangan hijau tidak terganggu oleh aksi-aksi yang tidak diinginkan. “Tugas kami adalah memberikan rasa aman bagi semua pihak. Kami ingin masyarakat Balikpapan dan para pendukung tim tamu dapat menikmati hiburan sepak bola ini dengan nyaman tanpa rasa khawatir akan adanya gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Andy Rifai juga berpesan agar semangat persaudaraan tetap dijunjung tinggi oleh para suporter. Beliau menekankan bahwa rivalitas sepak bola hanyalah kompetisi sesaat, namun ketertiban wilayah adalah tanggung jawab bersama. “Mari kita tunjukkan bahwa suporter kita adalah suporter yang dewasa dan cinta damai. Jangan mudah terprovokasi dan mari kita jaga Stadion Batakan ini sebagai rumah yang aman bagi sepak bola Indonesia. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya. (**)

Brimob Polda Kaltim

Loading