
Faktanusa.com, Samarinda – Upaya memperkuat sinergi lintas instansi terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Syahrioma Delavino, melaksanakan koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur yang berlangsung di Gedung Haji dan Umrah Samarinda.
Kedatangan Syahrioma Delavino disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur, Mohlis Hasan. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi yang lebih solid antara kedua instansi, terutama dalam mendukung kelancaran pelayanan keimigrasian bagi jamaah haji dan umrah asal Kalimantan Timur.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda penting dibahas secara komprehensif. Fokus utama tertuju pada persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, termasuk kesiapan dokumen perjalanan, koordinasi teknis keberangkatan, serta penguatan pengawasan terhadap potensi haji non prosedural. Selain itu, kedua pihak juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat melalui integrasi sistem dan optimalisasi peran masing-masing lembaga.

Berdasarkan rencana yang telah disusun, kloter pertama jamaah haji asal Kalimantan Timur dijadwalkan akan diberangkatkan pada Minggu, 26 April 2026. Hal ini menuntut kesiapan maksimal dari seluruh pihak terkait agar proses pemberangkatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Syahrioma Delavino, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan elemen kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal.
“Sinergi antar instansi menjadi kunci dalam memastikan pelayanan keimigrasian yang cepat, tepat, dan akuntabel, khususnya bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, koordinasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan kepastian layanan bagi jamaah. Dengan adanya kerja sama yang erat, diharapkan berbagai potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi sejak dini.
Melalui pertemuan ini, kedua instansi berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin kokoh dan berkelanjutan. Sinergi yang kuat diyakini mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kalimantan Timur yang akan menunaikan ibadah haji dan umrah.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 diharapkan dapat berjalan lebih baik, tertib, dan memberikan pengalaman ibadah yang khusyuk bagi seluruh jamaah. (**)
![]()


