Faktanusa.com, Samarinda – Laga lanjutan Indonesia Superliga 1 yang mempertemukan Borneo FC kontra PSBS Biak di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Sabtu (11/4/2026), berlangsung aman dan kondusif berkat pengamanan ketat dari jajaran Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur. Pertandingan yang berakhir dengan skor meyakinkan 5-1 untuk kemenangan tuan rumah ini sukses digelar tanpa gangguan berarti, meski dihadiri ribuan suporter dengan antusiasme tinggi.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon B Pelopor yang dipimpin oleh Iptu Agus Purnomo. Personel disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari area tribun hingga ring luar stadion guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Selain itu, langkah preventif juga diperkuat dengan kehadiran tim penjinak bom (Jibom) dari Subden Komposit yang dipimpin oleh Bripka Alwan. Tim ini melakukan sterilisasi secara menyeluruh sebelum pertandingan dimulai, guna memastikan tidak ada benda berbahaya yang dapat mengancam keselamatan pemain maupun penonton.

Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, menjelaskan bahwa strategi pengamanan difokuskan pada deteksi dini serta pengelolaan massa secara efektif.

“Sterilisasi oleh tim Jibom merupakan prosedur standar untuk menjamin keamanan di dalam stadion. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis dalam pengendalian massa, sehingga suporter dapat menikmati pertandingan dengan nyaman,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para suporter yang dinilai menunjukkan sikap sportif sepanjang pertandingan berlangsung. Menurutnya, dukungan yang tertib menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif, meskipun tensi pertandingan cukup tinggi dengan banyaknya gol yang tercipta.

“Antusiasme suporter sangat luar biasa, namun tetap terkendali. Ini menunjukkan kesadaran bersama bahwa sepak bola adalah hiburan yang harus dinikmati dengan damai,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Brimob dalam memberikan rasa aman di setiap aktivitas masyarakat, termasuk dalam penyelenggaraan event olahraga.

“Sepak bola harus menjadi ruang kebersamaan yang aman bagi semua kalangan. Kehadiran Brimob adalah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, sekaligus menjaga marwah olahraga tetap dalam suasana yang damai,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif selama pertandingan berlangsung.

Dengan berakhirnya laga tanpa insiden, pengamanan ini menjadi bukti bahwa sinergi yang baik mampu menciptakan suasana aman dalam kegiatan berskala besar. Ke depan, pola pengamanan serupa diharapkan terus diterapkan untuk mendukung kelancaran berbagai event olahraga di Kalimantan Timur.

Keberhasilan ini sekaligus mempertegas bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama, sehingga sepak bola dapat terus menjadi ajang hiburan sekaligus pemersatu masyarakat. (Shin/**)

Brimob Polda Kaltim

Loading