Faktanusa.com, Balikpapan – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kembali ditunjukkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Melalui program sosial yang digelar sepanjang Ramadan, sebanyak 1.051 masyarakat di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menerima manfaat bantuan.

Program tersebut mencakup penyaluran 559 paket sembako serta santunan kepada 492 penerima. Bantuan didistribusikan secara bertahap melalui unit-unit PLN di berbagai daerah, guna memastikan penyaluran tepat sasaran serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari pegawai PLN. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan difokuskan kepada masyarakat yang termasuk dalam delapan golongan penerima zakat atau asnaf.

“Program ini merupakan wujud amanah dari para pegawai PLN yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berupaya agar bantuan ini tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperluas jangkauan bantuan sosial, mengingat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat menjelang hari raya. Oleh karena itu, YBM PLN terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program berbagi.

“Di bulan Ramadan, kami ingin memastikan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat. Tidak hanya bantuan sembako, tetapi juga santunan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambah Bambang.

Salah satu penerima bantuan, Bariyah, warga Manggar, Balikpapan, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Apalagi di bulan puasa kebutuhan meningkat. Terima kasih kepada PLN yang sudah peduli dengan masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan.

Menurutnya, kehadiran PLN harus mampu memberikan dampak positif, baik dari sisi pelayanan maupun kepedulian sosial kepada lingkungan sekitar.

“Kami ingin PLN tidak hanya dikenal sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang hadir membawa manfaat. Melalui YBM PLN, kami berupaya menyalurkan energi kebaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Chaliq juga menekankan bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan menjadi momen penting untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban sesaat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Selain program bantuan sosial, YBM PLN UID Kaltimra juga menjalankan berbagai kegiatan lain yang menyasar sektor pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PLN berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Tidak hanya menghadirkan terang melalui listrik, PLN juga berupaya menghadirkan harapan melalui aksi nyata kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sumber: PT PLN (Persero) UID Kaltimra

Loading