
Faktanusa.com, Samarinda – Di bawah naungan semangat Ramadhan 1447 H, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim menginisiasi aksi nyata melalui program “Bantuan Kemanusiaan untuk Negeri”. Pada Jumat (20/02/2026), tim yang dipimpin oleh Bripka Antonius Toni beserta tiga personel lainnya bergerak menyusuri gang-gang di wilayah Samarinda Seberang dalam rangka kegiatan Jumat Berkah. Aksi ini menjadi jembatan silaturahmi antara aparat dan warga prasejahtera, memastikan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya dirasakan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan di bulan yang penuh ampunan ini.
Penyaluran bantuan berupa paket sembako kali ini menyasar dua lansia yang sudah tidak bekerja, yakni Ibu Tabita (57) yang tinggal di Jl. Pattimura RT. 019, serta Ibu Paulina Pindan (62) yang beralamat di RT. 011, Gang Mandiri Ujung, Kelurahan Masjid Tua, Kecamatan Samarinda Seberang. Para personel baret biru dengan penuh rasa hormat menyambangi kediaman keduanya untuk menyerahkan bantuan secara langsung dari pintu ke pintu. Kehadiran tim di tengah pemukiman padat penduduk tersebut membawa suasana haru sekaligus kebahagiaan, mengingat kondisi kedua ibu tersebut yang memerlukan dukungan kebutuhan pokok untuk menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyatakan bahwa bulan Ramadhan merupakan momen terbaik bagi jajarannya untuk melipatgandakan empati dan kepedulian sosial di lapangan. “Kehadiran kami di Gang Mandiri Ujung adalah bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk merangkul setiap warga, terutama para lansia seperti Ibu Tabita dan Ibu Paulina. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar mereka tercukupi sehingga mereka dapat fokus menjalankan ibadah dengan khidmat,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Andy Rifai juga berpesan agar semangat berbagi ini dapat menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga. Beliau menekankan bahwa kekuatan bangsa Indonesia terletak pada gotong royong dan kepedulian antar sesama tanpa memandang latar belakang. “Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai ladang amal untuk membantu mereka yang membutuhkan di sekitar kita. Jangan pernah lelah berbuat baik, karena pengabdian terbaik adalah saat kita mampu memberikan manfaat bagi kemanusiaan. Teruslah bergerak dengan tulus. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
Brimob Polda Kaltim
![]()



