
Faktanusa.com, Faktanusa.com, Balikpapan – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sigit Wibowo, S.E., M.E. melaksanakan kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat di Jl. Sulawesi RT 67, Kelurahan Jarang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga setempat dan dipandu oleh pembawa acara Joko Prasetyo, serta turut dihadiri Ketua RT Siswahono. Dalam sesi dialog, warga yang menyampaikan pertanyaan di antaranya Taufik Hidayatollah.
Dalam paparannya, Sigit Wibowo menjelaskan sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya program Gratispol dan Jospol yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sigit menyampaikan bahwa program seragam gratis untuk SMA dan SMK telah berjalan. Program ini mengadopsi kebijakan pemerintah kota yang sebelumnya telah menerapkan seragam gratis untuk jenjang SD dan SMP.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga menjalankan program Gratispol untuk pembiayaan UKT mahasiswa jenjang S1 hingga S3.
Program tersebut telah berjalan sejak tahun 2025 dan kembali dianggarkan untuk tahun 2026.
“Bapak ibu yang anaknya ingin kuliah, silakan mendaftar di tahun 2026. Masuk saja ke universitas yang dituju, seperti Universitas Balikpapan, Universitas Mulia, atau Erlangga. Jangan lupa koordinasi dengan fakultas dan mendaftar melalui website resmi pemerintah provinsi agar terdaftar sebagai penerima bantuan UKT Gratispol,” jelasnya. Rabu (28/1/2026)
Pemprov Kaltim juga menjalankan program perjalanan ibadah untuk seluruh agama, di mana bagi umat Islam difasilitasi melalui program umrah gratis, yang saat ini telah berjalan.
Dalam bidang infrastruktur, Sigit menjelaskan bahwa program Jospol difokuskan pada peningkatan pembangunan jalan, terutama di wilayah kabupaten seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Kubar, dan Mahakam Ulu.
Ia juga menyinggung peran strategis Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diharapkan membawa dampak positif, terutama percepatan pembangunan dan perhatian langsung dari pemerintah pusat.
Beberapa infrastruktur strategis seperti jalan tol Balikpapan–Samarinda dan jalan menuju kawasan Rindang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, termasuk pemeliharaan dan perbaikannya.
Terkait keluhan warga soal air bersih, Sigit menjelaskan bahwa PDAM merupakan kewenangan pemerintah kota, namun Pemprov Kaltim turut berkoordinasi untuk mengatasi keterbatasan air baku.
Saat ini Waduk Tritip telah beroperasi, sementara Waduk Manggar (Majiraden) masih dalam proses pembebasan lahan. Nantinya pembangunan waduk akan dilakukan oleh BWS (Balai Wilayah Sungai) dari pemerintah pusat, dengan dukungan provinsi berupa pembangunan jaringan pipa utama.
Sigit juga menjelaskan perjuangannya dalam merealisasikan program Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya. Program ini awalnya menjadi keluhan utama warga saat masa reses dan akhirnya berhasil masuk dalam perencanaan provinsi.
“PJU dengan tiang berwarna hijau itu adalah program pemerintah provinsi. Balikpapan menjadi daerah yang paling banyak saya alokasikan anggarannya,” ungkapnya.
Program PJU tersebut kini telah berjalan di Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kota dan provinsi. (Adv/Shin/**)
![]()



