Faktanusa.com, Nunukan – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL kembali berhasil menggagalkan peredaran barang ilegal, kali ini barang ilegal narkotika jenis sabu-sabu di sekitar Patok 013, Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Jum’at (16/1/2026).

Aksi penggagalan ini berawal dari laporan Danpos Tanjung Aru, Letda Kav Moch. Reza Ferdinansya kepada Dan SSK 1 pada hari Kamis, 15 Januari 2026, dimana terpantau adanya peningkatan aktivitas masyarakat pada jam rawan malam hari. Pola aktivitas tersebut mengindikasikan dugaan penggunaan dan peredaran narkotika jenis sabu-sabu, berdasarkan intensitas pergerakan, waktu aktivitas serta lokasi yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur tidak resmi.

Sabagi tindak lanjut Dan SSK I memerintahkan Tim untuk bergerak secara cepat dan spontan menuju lokasi guna melaksanakan pengecekan langsung, tertutup serta pengendalian situasi.

Pada hari Jumat 16 Januari 2026 pukul 00.00 WITA, tim segera melaksanakan penyekatan dan penyisiran terbatas guna mengantisipasi keberadaan pelaku serta kemungkinan adanya barang bukti yang ditinggalkan.

Dalam penyisiran tersebut, tim menemukan 1 (satu) buah tas selempang warna hitam merek Eiger yang berada di area semak-semak dan diduga kuat sengaja ditinggalkan oleh pelaku saat melarikan diri.

Dan terbukti pada pemeriksaan terhadap tas selempang tersebut didapati barang-barang berupa 22 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu-sabu serta alat-alat yang biasa digunakan untuk mengisap narkotika antara lain 3 buah bong dan 4 korek api.

Dari hasil temuan tersebut Danki SSK I melaporkan kejadian tersebut ke Dansatgas Pamtas, BNN Sebatik dan pihak Kepolisian Polres Nunukan. Sesuai prosedur dan hasil koordinasi, barang bukti diserahkan kepada pihak Polsek Sebatik Barat untuk dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Krido Pramono S.H.,M.Si., menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kinerja serta keberhasilan dalam tugas yang di tunjukkan oleh Satgas Pamtas Yonkav 13/SL.

“Ini menunjukkan komitmen dan kesigapan TNI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara di perbatasan. Sekecil apapun tindakan ilegal atau ancaman di perbatasan dapat berdampak besar pada keamanan dan kedaulatan negara” ucap Pangdam.

“Oleh karena itu, selaku Satuan Tugas Pengaman Perbatasan kalian harus selalu waspada dan sigap dalam menghadapi segala bentuk tindakan ilegal” tambahnya.

Pangdam juga berpesan, “Bekerjalah dengan hati, laksanakan tugas dengan profesional dan integritas. Kita harus yakin dengan solidaritas dan kesetiaan dapat menciptakan perbatasan yang aman dan damai.”

“NKRI harga mati, Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing, Bekerja Keras Sampai Tuntas, dengan semangat baja hingga titik akhir”, tutup Pangdam.

Pendam VI/Mlw.

Loading