
Faktanusa.com, Aceh Utara – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tengah menjalankan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam aksi kemanusiaan pascabencana. Pada Sabtu (31/01/2026), satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Satbrimob Polda Kaltim di bawah pimpinan Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, melaksanakan pembersihan material lumpur pekat akibat banjir bandang di Balai Pengajian Darul Ilmi.
Kegiatan yang berlokasi di Desa Tumpok Beurandang, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara ini, bertujuan untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agama agar anak-anak setempat dapat segera kembali mengaji di lingkungan yang bersih dan sehat.
Kegiatan bakti sosial ini diawali dengan pelaksanaan apel gabungan yang dipimpin oleh Kasat Reskoba Polres Lhokseumawe, AKP Saiful Amal, S.T.K., M.I.K., M.A., bertempat di lapangan apel Mapolres Lhokseumawe. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya sinergi dan ketulusan dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Usai pelaksanaan apel, seluruh personel segera melakukan pergeseran pasukan (Serpas) menuju ploting wilayah pembersihan.

Setibanya di lokasi, personel baret biru ini langsung bahu-membahu mengevakuasi endapan lumpur yang merendam gedung balai pengajian, menunjukkan semangat gotong royong yang kuat antara Polri dan warga sekitar.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personelnya di Aceh Utara merupakan implementasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa pemulihan sarana ibadah dan pendidikan adalah sektor vital yang harus segera ditangani demi menjaga moril masyarakat.
“Balai pengajian adalah pusat pembentukan karakter generasi muda di Aceh. Kami ingin memastikan bahwa setelah musibah ini, aktivitas keagamaan dan pendidikan santri di Darul Ilmi tidak terhambat terlalu lama oleh material sisa banjir,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Andy Rifai juga berpesan kepada seluruh personel agar tetap mengedepankan sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat. Beliau menekankan bahwa jarak antara Kalimantan dan Aceh tidak membatasi kepedulian polri terhadap sesama anak bangsa.
“Jadikan setiap lelah dalam tugas ini sebagai ladang ibadah. Teruslah hadir sebagai pelindung yang memberikan manfaat nyata di mana pun kalian ditugaskan. Jaga kesehatan dan tetap semangat dalam misi kemanusiaan ini. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya. (**)
![]()



