
Faktanusa.com, Balikpapan – Upaya menjaga stabilitas harga pangan terus digencarkan Polresta Balikpapan bersama Perum Bulog melalui program penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pada Sabtu (13/09/2025), kegiatan ini kembali digelar secara serentak di seluruh jajaran Polsek. Salah satu titik kegiatan yang menjadi fokus adalah Gerai GPM (Gerakan Pangan Murah) Polsek Balikpapan Utara yang berlokasi di simpang Perumahan Batuah, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara.
Sejak pagi, antrean warga sudah tampak memadati area gerai. Tingginya minat masyarakat terlihat dari antusiasme warga untuk mendapatkan beras SPHP ukuran 5 kilogram yang dilepas dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 60.000 per sak. Program pangan murah ini menjadi salah satu solusi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang kerap mengalami fluktuasi.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Balikpapan Utara dikerahkan untuk mendampingi proses penyaluran, memastikan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian juga memberikan rasa nyaman bagi warga yang datang, sekaligus mengatur alur pembelian agar tidak terjadi penumpukan massa. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga yang mengaku terbantu dengan adanya beras SPHP yang harganya lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Sementara itu, jumlah beras yang disediakan oleh Bulog dan Polsek Balikpapan Utara sebanyak 200 sak atau setara 1 ton. Seluruh stok tersebut habis terjual dalam satu hari pelaksanaan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok seperti beras masih sangat tinggi, terutama ketika harga beras mengalami kenaikan di pasaran. Program SPHP dan GPM dinilai mampu menjadi intervensi yang tepat untuk menjaga daya beli masyarakat.
Secara terpisah, Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun menyampaikan bahwa Polresta Balikpapan akan terus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan ketersediaan komoditas penting bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan GPM bukan hanya digelar sesekali, melainkan akan dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan di berbagai titik wilayah Balikpapan.
“Kegiatan GPM ini akan terus digelar secara berkesinambungan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, swasembada, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dan para petani,” jelas Ipda Sangidun.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri dan Bulog merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat. Dengan adanya penyaluran SPHP secara rutin di tingkat kecamatan, diharapkan distribusi pangan menjadi lebih merata dan mudah dijangkau oleh masyarakat kecil.
Lebih lanjut, Ipda Sangidun menjelaskan bahwa kepolisian tidak hanya mendampingi proses penyaluran, tetapi juga bertugas mengawasi keamanan distribusi pangan agar tidak terjadi penyelewengan, penimbunan, atau praktik harga yang tidak sesuai ketentuan. “Kami terus mengawal jalannya distribusi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan pribadi,” tambahnya.
Penyaluran SPHP di Balikpapan Utara ini kembali mendapatkan respons positif dari warga setempat. Selain membantu memenuhi kebutuhan harian, program ini dinilai mampu menekan laju inflasi daerah dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Dengan keberhasilan penyaluran 1 ton beras tersebut, Polresta Balikpapan berkomitmen akan terus memperluas jangkauan program serupa ke wilayah lain dalam waktu dekat.
Humas Polda Kaltim
![]()


