Faktanusa.com, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menyerahkan berbagai doorprize menarik kepada masyarakat dalam rangkaian Pagelaran Wayang Kulit Polri yang digelar di BSCC Dome, Jumat malam (13/2/2026) hingga Sabtu dini hari (14/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam melestarikan budaya Nusantara sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat.

Ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Balikpapan dan sekitarnya tampak memadati area gedung pertunjukan sejak sore hari. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, terlebih ketika memasuki sesi pembagian doorprize yang menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam rangkaian acara tersebut.

Doorprize diserahkan secara langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur, Endar Priantoro, yang hadir didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo serta jajaran pejabat utama Polda Kaltim. Hadiah yang dibagikan pun terbilang istimewa, mulai dari sepeda motor, telepon genggam, televisi, berbagai peralatan elektronik rumah tangga, hingga hadiah utama berupa paket umrah.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa pembagian doorprize tersebut merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya pagelaran wayang kulit.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Kehadiran dan dukungan warga pada kegiatan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mendekatkan diri serta memberikan pelayanan terbaik,” ujar Endar Priantoro.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pelestarian seni dan budaya tradisional.

Suasana semakin meriah ketika satu per satu nama pemenang diumumkan dari atas panggung. Sorak sorai penonton menggema di dalam gedung saat para pemenang maju menerima hadiah secara simbolis dari Kapolda dan jajaran pejabat utama. Momen tersebut tidak hanya menghadirkan kegembiraan bagi para penerima hadiah, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan di antara seluruh peserta yang hadir.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon “Semar Mbangun Kahyangan” menjadi sajian utama dalam acara tersebut. Cerita yang sarat dengan pesan moral, nilai kepemimpinan, serta ajaran tentang membangun harmoni dan kebaikan bersama dinilai selaras dengan semangat Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pertunjukan berlangsung hingga dini hari dan tetap dipadati penonton yang setia menyaksikan setiap adegan. Banyak di antara mereka datang bersama keluarga, menjadikan acara ini sebagai ajang rekreasi sekaligus edukasi budaya bagi anak-anak dan generasi muda.

Selain pembagian doorprize dan pertunjukan wayang kulit, Polda Kaltim juga menyediakan berbagai jajanan tradisional secara gratis untuk masyarakat. Tempe mendoan hangat, aneka rebusan seperti jagung dan kacang, wedang jahe, serta kopi hangat disajikan bagi pengunjung. Sajian tersebut menjadi pelengkap suasana kebersamaan di tengah malam yang sejuk.

Sejumlah warga mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Polda Kaltim. Mereka menilai acara tersebut bukan hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai bentuk kegiatan positif. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polri juga berupaya menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai budaya dan persatuan.

Pagelaran Wayang Kulit Polri di BSCC Dome Balikpapan pun menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat dapat terjalin melalui pendekatan budaya yang membumi dan penuh makna. Kebersamaan yang terbangun di malam itu diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan lainnya demi terciptanya Kalimantan Timur yang aman, harmonis, dan berbudaya. (Shin/**)

Loading