Faktanusa.com, Satui , 6 April 2026 – Upaya memperkuat sistem ketenagalistrikan nasional terus dilakukan PT PLN (Persero) melalui percepatan pembangunan infrastruktur strategis di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan oleh PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) yang melanjutkan proyek pengembangan Gardu Induk (GI) 150 kV Satui usai masa libur Idulfitri 2026.

Proyek yang berlokasi di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan regional. Pembangunan Extension 1 Trafo Bay serta penambahan trafo berkapasitas 30 MVA diharapkan mampu meningkatkan kualitas distribusi listrik sekaligus mengurangi risiko gangguan beban pada jaringan transmisi 150 kV di wilayah Kalimantan.

Hingga saat ini, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai 73,15 persen. Pekerjaan di lapangan berada di bawah pengawasan Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4), dengan melibatkan berbagai mitra kerja serta dukungan pemangku kepentingan.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengatakan bahwa semangat pasca-Idulfitri menjadi momentum penting untuk mempercepat penyelesaian proyek.

“Setelah Idulfitri, kami kembali melanjutkan pekerjaan dengan semangat baru. Kolaborasi yang solid antar tim menjadi kunci agar proyek ini dapat berjalan sesuai target,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan trafo tambahan di GI Satui memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan listrik, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor industri yang terus berkembang di Kalimantan Selatan.

“Penambahan kapasitas ini sangat penting untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan energi di wilayah ini,” tambahnya.

Selain itu, Basuki juga menekankan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek. Mengingat pekerjaan dilakukan di area bertegangan tinggi, setiap tahapan dilaksanakan dengan standar keamanan yang ketat.

“Keselamatan kerja tidak bisa ditawar. Kami memastikan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai prosedur agar risiko dapat diminimalkan,” tegasnya.

Pembangunan GI Satui tidak hanya berdampak pada peningkatan keandalan sistem kelistrikan lokal, tetapi juga memberikan fleksibilitas operasional yang lebih baik bagi jaringan listrik regional di Kalimantan. Dengan kapasitas yang lebih besar, sistem distribusi diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik di masa mendatang.

PLN juga menilai proyek ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung swasembada energi nasional. Infrastruktur kelistrikan yang kuat dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan yang tengah berkembang pesat seperti Kalimantan.

Melalui percepatan proyek ini, PLN berharap dapat menghadirkan layanan listrik yang semakin andal, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan energi yang berkualitas,” pungkas Basuki.


Narahubung
Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP KLT
Teddy Kristianto
Email: plnuipkalbagtim@pln.co.id

Loading