
Faktanusa.com, Sangatta – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) langsung tancap gas mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu proyek strategis yang kini dikebut adalah Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Muara Wahau–Sangatta di wilayah Kalimantan Timur.
Langkah percepatan ini dilakukan setelah PLN sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan hingga Lebaran. Momentum tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk melanjutkan tahapan pembangunan dengan fokus pada penyelesaian prakonstruksi.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kelistrikan saat hari besar keagamaan menjadi motivasi kuat untuk mempercepat proyek strategis tersebut.
“Keberhasilan menjaga keandalan listrik selama Ramadan dan Idulfitri menjadi energi tambahan bagi kami. Saat ini, fokus kami adalah mempercepat penyelesaian proyek SUTT agar dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, percepatan saat ini difokuskan pada proses pengadaan lahan untuk tapak tower. Dalam pelaksanaannya, PLN mengedepankan prinsip transparansi dan musyawarah dengan masyarakat sebagai pemilik lahan.
Tahapan penting sebelumnya telah berhasil diselesaikan pada Januari 2026 di Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Seluruh pemilik lahan menyepakati nilai ganti rugi yang mengacu pada hasil penilaian independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
Menurut Basuki, kesepakatan tersebut menjadi fondasi penting dalam memperlancar tahapan proyek berikutnya.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan prinsip keadilan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjaga komunikasi terbuka dengan masyarakat guna memperlancar proses di lapangan.
“Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan, termasuk dalam penentuan nilai kompensasi. Alhamdulillah, masyarakat memberikan respons positif sehingga tahapan menuju konstruksi dapat berjalan lancar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan penilai independen menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses yang berlangsung.
PLN UIP KLT optimistis proyek SUTT 150 kV Muara Wahau–Sangatta dapat diselesaikan sesuai target. Infrastruktur ini nantinya akan menjadi tulang punggung penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Timur, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat.
Dengan sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan listrik sekaligus mempercepat pembangunan di kawasan tersebut.
Keberhasilan PLN dalam menjaga pasokan listrik tanpa gangguan selama momen Lebaran menjadi bukti kesiapan infrastruktur yang terus diperkuat. Hal ini juga menjadi semangat bagi PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan di masa mendatang.
Nara Hubung
Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP KLT
Teddy Kristianto
Email: plnuipkalbagtim@pln.co.id
![]()



