Faktanusa.com, Balikpapan – Memasuki fase krusial arus mudik Lebaran, Satuan Brimob Polda Kaltim melalui jajaran Detasemen Gegana terus memperketat pengamanan di titik-titik vital transportasi melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026. Pada Selasa (17/03/2026), tim patroli yang dipimpin oleh Ipda Slamet Ashari dengan beranggotakan empat personel melakukan penyisiran intensif di berbagai gerbang masuk Kota Balikpapan. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian perjalanan masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri di kampung halaman berjalan dengan lancar, aman, serta terhindar dari potensi gangguan kamtibmas di tengah lonjakan volume penumpang.

Sasaran patroli kali ini mencakup lokasi-lokasi dengan kepadatan tinggi, mulai dari Pintu Tol Manggar yang menjadi urat nadi jalur darat, Bandara Internasional SAMS Sepinggan, hingga pusat pemberangkatan di Terminal BP Balikpapan dan Pelabuhan Semayang.

Di setiap lokasi, personel Detasemen Gegana melakukan pengawasan mendalam terhadap alur penumpang dan kendaraan guna mendeteksi dini setiap ancaman keamanan. Koordinasi dengan pihak otoritas bandara, pelabuhan, dan terminal dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin bahwa situasi di lapangan tetap kondusif bagi para pemudik yang membawa sanak keluarga.

Kehadiran personel baret biru di lapangan mendapatkan apresiasi langsung dari para pelaku jasa transportasi, salah satunya Bapak Rahmat, seorang pengemudi taksi online yang setiap harinya beroperasi di sekitar bandara dan pelabuhan.

“Kehadiran Bapak-bapak Brimob di sini sangat membantu kami merasa tenang, terutama saat kondisi terminal dan bandara mulai sangat ramai seperti sekarang. Kami merasa lebih terlindungi saat mengantar penumpang, dan lalu lintas pun terasa lebih tertib karena ada pengawasan yang sigap. Terima kasih sudah menjaga keamanan kami di jalan,” ungkap Bapak Rahmat di sela-sela aktivitasnya.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan tim Gegana dalam Ops Ketupat Mahakam ini adalah manifestasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Sebagai sosok influencer dalam menjaga kedaulatan keamanan di Kalimantan Timur, beliau berpesan agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakan keamanan perjalanan kepada petugas di lapangan.

\”Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kami hadir sebagai perisai pelindung untuk memastikan kebahagiaan Idul Fitri tidak terganggu oleh kekhawatiran akan keamanan. Teruslah waspada, patuhi aturan lalu lintas, dan mari kita wujudkan mudik yang ceria dan penuh berkah. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkas Kombes Pol. Andy Rifai.

Brimob Polda Kaltim

Loading