Faktanusa.com, Balikpapan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menjadi tempat Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Kunker disambut hangat Anggita DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra dan Siswanto, di Ruang Kerja Komisi III DPRD Balikpapan, pada hari Rabu, 26 Juni 2024.
Wakil Ketua Komisi I, H. Ahmad Jais memimpin kunker DPRD Kabupaten Kukar. Kunker bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan saling bertukar informasi satu sama lain.
Nurhadi menyampaikan bahwa kedatangan DPRD Kabupaten Kukar menanyakan beberapa hal kepada DPRD Kota Balikpapan. Kota Balikpapan dan Kabupaten Kukar merupakan kota penyangga dari Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga sama-sama mengaduh nasib. “Daerah yang dipaksa siap untuk menjadi penyangga IKN,” ujarnya.
Teman-teman DPRD Kabupaten Kukar, juga membahas lahan di wilayah Kukar yang sudah diklaim oleh IKN dan juga mempertanyakan permasalahan IMTN yang merupakan produk Balikpapan. “Itu yang dipertanyakan, bagaimana mengurusnya,” ungkapnya.
Sebenarnya perbedaan Balikpapan dengan Kukar itu lumayan jauh, yang mana Kota Balikpapan itu hanya memiliki Kelurahan sedangkan Kukar masih memiliki desa, sehingga cara mengatasinya juga berbeda.
“Di Balikpapan sangat gampang untuk memantau daerahnya, termasuk daerah yang berbatasan langsung dengan IKN atau Kukar. Berbeda dengan Kukar,” sebutnya.
Pertemuan tersebut juga membahas mengenai anggaran dan pelantikan anggota DPRD Kabupaten Kukar. “Apakah nanti teman-teman yang tidak terpilih ikut membahas pada rapat anggaran, atau tidak,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kukar, H. Ahmad Jais mengatakan ada beberapa hal yang bisa lihat dari Balikpapan, yang mana Balikpapan menjadi tempat yang strategis.
“Kami banyak menanyakan kepada teman-teman DPRD Balikpapan. Adanya IKN semakin banyak orang yang berkunjung ke Balikpapan,” jelasnya.
Salah satu pembahasan mengenai waktu pelantikan anggota DPRD Kota Balikpapan yang baru berbeda dengan DPRD Kabupaten Kukar. Kalau DPRD Balikpapan pelantikan di bulan September, kalau DPRD Kabupaten Kukar berlangsung di bulan Agustus.
Wartawan : Abel/**
Editor : Shinta Setyana