Lapas Kelas IIA Balikpapan Buka Peluang Bagi Warga Binaan Produksi Roti

Loading

Faktanusa.com, Balikpapan – Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah lama menjadi salah satu pilar utama perekonomian Indonesia. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi.

Merujuk pada Program tersebut pada Kementerian Imigrasi dan Pemsyarakatan menerbitkan 13 program akselerasi yang salah satu diantaranya adalah Penguatan dan Peningkatan Pendayagunaan Warga Binaan untuk menghasilkan produk UMKM.

Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan dan Jajarannya merespon program ini melalui kegiatan Produksi Roti yang dalam pelaksanannya di bagi dalam beberapa tahapan proses agar kegiatan ini bisa dilaksanakan untuk jangka Panjang dengan tenaga kerja berbasis Warga Binaan yang professional sehingga menghasilkan produk yang berkualitas.

“Roti – roti ini merupakan hasil karya dari tangan – tangan terlatih Warga Biinaan Lapas Kelas IIA Balikpapan yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan khusus dalam pembuatannya,” ujar Kalapas Pujiono Slamet. Selasa (11/3/2025).

Saat ini Lapas Balikpapan mempekerjakan 14 orang Warga Binaan yang sebelumnya telah melalui seleksi melalui kegiatan Pembinaan kepribadian sebagai induk kegiatan untuk membentuk Attitude.

Dan dilanjutkan dengan Kegiatan Pelatihan Skill untuk Produksi Roti dan menjadi tenaga kerja untuk produksi Roti yang mana saat ini Roti Produksi Lapas Kelas IIA Balikpapan dikenal dengan Roti Paris PAS.

“Produksi Roti Paris PAS ini selanjutnya di pasarkan melalui outlet Roti yang berada di Luar Lapas sehingga menjadi konsumsi masyarakat Kota Balikpapan,” kata Pijiono.

Pijiono menambahkan kegiatan Produksi Roti di lapas Kelas IIA Balikpapan ini juga merupakan bagian dari implementasi terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menganut paradigma rehabilitasi dan reintegrasi sosial, yang berarti bahwa tujuan dari sistem pemasyarakatan adalah untuk memperbaiki perilaku narapidana dan anak, sehingga mereka dapat menjadi anggota masyarakat yang baik dan produktif.

“Roti Paris PAS yang dibuat oleh Warga Binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan telah menjadi salah satu produk unggulan dari program pembinaan yang bertujuan untuk memberikan keterampilan serta kesempatan berwirausaha bagi warga binaan,” ujar Pujiono.

“Produk Roti Paris ini bukan hanya unggul dari segi rasa, tetapi juga merupakan bukti nyata keberhasilan program pembinaan di Lapas kelas IIA Balikpapan,” pungkasnya. (**)

Penulis : Shinta Setyana

Sumber : Lapas Kelas IIA Balikpapan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top